Asni Rezki Fitri, 4221009 (2025) Ghosting dalam Perspektif Hadis. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Asni Rezki Fitri 4221009 cover.pdf Download (264kB) |
|
|
Text
Asni Rezki Fitri 4221009 abstrak.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
Asni Rezki Fitri 4221009 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Fenomena ghosting, yaitu tindakan menghilang secara tiba-tiba tanpa memberi penjelasan setelah terjalin hubungan, menjadi salah satu persoalan sosial yang marak di masyarakat. Islam sebagai agama yang menjunjung tinggi nilai amanah, kejujuran, dan ukhuwah memiliki pandangan yang jelas terkait perilaku tersebut. Penelitian ini mengkaji ghosting dalam perspektif hadis untuk menemukan relevansi larangan Nabi SAW terhadap sikap yang menyerupai perilaku ghosting. Rumusan masalah penelitian ini adalah: bagaimana pandangan hadis tentang ghosting dan bagaimana pemahaman hadis tersebut terhadap fenomena ghosting. Tujuan penelitian ini adalah untuk menjelaskan larangan ghosting menurut hadis dan menguraikan pemahaman hadis terhadap fenomena ghosting yang berkembang di masyarakat. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) dengan menggunakan metode maudhu’i (tematik) dan pendekatan deskriptif- analitis. Metode ini dilakukan dengan menghimpun hadis-hadis yang relevan, kemudian dianalisis secara tematik untuk memperoleh pemahaman yang utuh. Sumber data diperoleh dari kitab-kitab hadis primer seperti Shahih al-Bukhari dan Shahih Muslim, serta kitab-kitab syarah hadis. Analisis dilakukan dengan mengaitkan teks hadis dengan fenomena ghosting, khususnya pada aspek akhlak, amanah, dan ukhuwah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa meskipun ghosting tidak disebutkan secara eksplisit dalam hadis, namun perilaku tersebut selaras dengan sikap tercela yang dilarang Nabi SAW, seperti mendiamkan lebih dari tiga hari, memutus silaturahmi, dan tidak menunaikan amanah. Hadis-hadis tersebut menunjukkan bahwa ghosting dapat merusak hubungan sosial, menimbulkan kebencian, dan bertentangan dengan prinsip ukhuwah islamiyyah. Dengan demikian, ghosting dapat dipahami sebagai perilaku yang tidak sejalan dengan ajaran hadis, dan setiap muslim dituntut untuk menghindarinya.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Ghosting, Hadis, Amanah, Ukhuwah |
| Subjects: | B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP135 Literatur Hadis, Tradisi, Sunnah |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Ilmu Hadist |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 07:20 |
| Last Modified: | 25 Feb 2026 07:20 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/1669 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

