Fani Rahma Yulia, 1121136 (2025) Tradisi Uang Lompek Paga di Nagari Sungai Baringin Perspektif Mashlahah. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Fani Rahma Yulia 1121136 cover.pdf Download (216kB) |
|
|
Text
Fani Rahma Yulia 1121136 abstrak.pdf Download (253kB) |
|
|
Text
Fani Rahma Yulia 1121136 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya kebiasaan atau tradisi masyarakat di nagari sungai baringin yaitu pemberian uang lompek paga yang diserahkan oleh laki-laki luar daerah nagari Sungai baringin yang ingin menikah sama Perempuan nagari Sungai baringin sedangkan laki-laki yang berasal dari nagari yang sama mereka tidak membayar lompek paga. Uang tersebut diserahkan sebelum berlangsungnya pernikahan. Tradisi lompek paga merupakan pembayaran sejumlah uang oleh pihak laki-laki kepada pihak perempuan dengan nominal Rp. 500.000 sampai Rp. 750.000. Tradisi ini tentu ada ada tujuan-tujuan tertentu baik manfaat atau kemudharatan. Dalam metodologi hukum islam melihat atau menilai baik atau buruk sesuatu itu diukur dengan konsep mashlahah. Lompek paga yang mana di dalam tradisi ini terdapat kebaikan yaitu: untuk mempererat tali silaturahmi. memelihara adat dan budaya dan untuk kas KAN (Kerapatan Adat Nagari), dan untuk Pembangunan Mesjid. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pelaksanaan tradisi Lompek Paga di Nagari Sungai Baringin ditinjau dari konsep Mashlahah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) yang dilakukan di Nagari Sungai Baringin yang bersifat Kualitatif. Teknik pengumpulan data dalam peneliti ini menggunakan observasi dan wawancara. Sebagai informed penelitian ini adalah wali nagari, tokoh adat dan masyarakat yang ada di Nagari Sungai Baringin. Sedangkan teknik analisa data, penulis menggunakan metode analisa kualitatif yakni deskriptif, indukti dan deduktif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa pelaksanaan Tradisi Lompek Paga di Nagari Sungai Baringin melibatkan beberapa tahapan. Pertama, pihak laki-laki atau wakilnya mengunjungi keluarga pihak perempuan dan menyatakan keinginannya untuk mengawininya, kemudian orang tua dan paman laki-laki mengunjungi rumah perempuan untuk kegiatan yang disebut Manaian Siriah, selanjutnya kerabat laki-laki mengantarkan uang sasuduik yang telah disepakati ke rumah perempuan selama kegiatan Manaian Siriah. Apabila pasangan tersebut berasal dari daerah yang berbeda dan laki-laki tersebut bukan berasal dari dari Nagari Sungai Baringin, maka ia wajib membayar sejumlah uang tertentu yang disebut Lompek Paga. Kedua, tradisi uang Lompek Paga di Nagari Sungai Baringin maka termasuk ke dalam kategori Mashlahah Mursalah.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Tradisi, Lompek Paga, Mashlahah, Pernikahan, Kearifan |
| Subjects: | G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GT Manners and customs K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP1-4860 Hukum Islam. Syariah. Fiqih |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 09 Mar 2026 03:23 |
| Last Modified: | 09 Mar 2026 03:23 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/1715 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

