Studi Kritik Hadis Membaca Surat Al-Zalzalah Setara dengan Separuh Al-Qur'an

Muhammad Thoriq, 4222016 (2026) Studi Kritik Hadis Membaca Surat Al-Zalzalah Setara dengan Separuh Al-Qur'an. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Muhammad Thoriq 4222016 cover.pdf

Download (74kB)
[img] Text
Muhammad Thoriq 4222016 abstrak.pdf

Download (150kB)
[img] Text
Muhammad Thoriq 4222016 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh populernya hadis tentang keutamaan membaca surah Surah al-Zalzalah yang disebut setara dengan separuh al-Qur'an, sementara kualitasnya masih diperdebatkan di kalangan ulama hadis. Dari sisi matan, kandungan pahala yang dinilai tidak sebanding dengan amalannya menjadi salah satu indikasi hadis maudhu‘, terlebih adanya kelompok tertentu yang menjadikannya sebagai pegangan atau rujukan dalam praktik keagamaan. Penulis menggunakan metode dengan metode kualitatif. Jenis penelitian ini adalah penelitian kepustakaan (library research) Data primer diperoleh dari kitab-kitab hadis, khususnya Sunan at-Tirmidzi beserta kitab syarah dan karya takhrij, sedangkan data sekunder bersumber dari buku-buku ulumul hadis, jurnal ilmiah, serta literatur pendukung lainnya. Metode yang digunakan meliputi takhrij hadis, i‗tibar sanad, analisis kredibilitas perawi, serta penilaian kesesuaian matan hadis dengan Al-Qur‘an dan hadis-hadis sahih lainnya. Berdasarkan hasil penelitian terhadap hadis tentang membaca surah al-Zalzalah setara dengan separuh al-Qur‘an dalam Sunan at-Tirmidzi, dapat disimpulkan bahwa hadis tersebut memiliki beberapa jalur periwayatan dari Ibnu ‗Abbas, Anas bin Malik, dan Abu Hurairah, namun pada setiap jalurnya ditemukan perawi yang dinilai lemah oleh ulama jarh wa ta‗dil, seperti Yaman bin al-Mughirah yang dha‘if, Hasan bin Salim yang majhul, dan ‗Ubais bin Maimun yang munkarul hadis, sehingga dari sisi sanad hadis ini dinilai dha‘if. Dari sisi matan, hadis ini juga dinilai lemah karena bertentangan dengan hadis yang lebih kuat dan masyhur mengenai keutamaan membaca al-Qur‘an, seperti hadis tentang setiap huruf al-Qur‘an yang bernilai sepuluh kebaikan serta hadis sahih tentang keutamaan surah al-Ikhlas dan al-Kafirun. Oleh karena itu, hadis tentang membaca surah al-Zalzalah setara dengan separuh al-Qur‘an tidak dapat dijadikan hujjah dalam menetapkan keutamaannya.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Kritik Hadis, Surah Al-Zalzalah, Fadha'il al-Qur'an, Sanad, Matan
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP135 Literatur Hadis, Tradisi, Sunnah
Divisions: Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Ilmu Hadist
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 06 May 2026 04:13
Last Modified: 06 May 2026 04:13
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2057

Actions (login required)

View Item View Item