Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Ditinjau dari Rasio Keuangan dan Perspektif Maqashid Syariah Tahun 2020-2024

Rantika Nurul Azani, 3422116 (2026) Analisis Kinerja Keuangan Pemerintah Daerah Ditinjau dari Rasio Keuangan dan Perspektif Maqashid Syariah Tahun 2020-2024. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Rantika Nurul Azani 3422116 cover.pdf

Download (329kB)
[img] Text
Rantika Nurul Azani 3422116 abstrak.pdf

Download (293kB)
[img] Text
Rantika Nurul Azani 3422116 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pengukuran kinerja keuangan sebagai indikator keberhasilan otonomi daerah, khususnya di Kota Pariaman periode 2020-2024 yang menghadapi tantangan pandemi COVID-19. Meskipun analisis rasio keuangan memberikan gambaran kuantitatif, diperlukan perspektif Maqashid Syariah untuk menilai kemaslahatan dan kualitas alokasi belanja daerah tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis perkembangan dan tingkat kinerja keuangan Kota Pariaman tahun 2020-2024 menggunakan Rasio Derajat Desentralisasi Fiskal (DDF), Kemandirian, Efektivitas, dan Efisiensi, serta meninjau alokasi belanja daerah dari perspektif Maqashid Syariah. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan pendekatan kuantitatif untuk analisis rasio keuangan dan metode trend least square. Selain itu, pendekatan kualitatif digunakan untuk menganalisis alokasi belanja berdasarkan perspektif Maqashid Syariah Hasil penelitian: (1) Analisis rasio dengan rata-rata Rasio DDF sebesar 6,13% (kriteria sangat kurang), dengan nilai b positif sebesar 0,38. Rasio Kemandirian sebesar 6,62% (pola hubungan instruktif) dengan nilai b positif sebesar 0,40. Rasio Efektivitas 72,68% (kurang efektif), dengan nilai b positif sebesar 3,70. Rasio Efisiensi 100,30% (tidak efisien), dengan nilai b negatif sebesar −0,40. (2) Analisis Maqashid Syariah: Pemerintah Kota Pariaman telah memprioritaskan alokasi belanja pada kebutuhan Daruriyyat (primer) dan penunjang (Hajiyyat), terutama pada sektor Kesehatan (Hifzhu an-Nafs) dan Pendidikan (Hifzhu al-Aql) yang secara konsisten menyerap lebih dari 50% total belanja. Alokasi ini menunjukkan upaya pencapaian Jalb al-Masalih (mewujudkan kemaslahatan) dan menghindari Israf (pemborosan) dengan minimnya anggaran pada kategori Tahsiniyyat.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Kinerja Keuangan; Rasio Keuangan; Maqashid Syariah
Subjects: H Ilmu Sosial > HJ Keuangan publik > HJ1611 Akuntansi pemerintah
K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP1-4860 Hukum Islam. Syariah. Fiqih
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Akuntansi Syariah
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 13 May 2026 02:48
Last Modified: 13 May 2026 02:48
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2100

Actions (login required)

View Item View Item