Sri Wahyuni, 4317052 (2021) Komunikasi Interpersonal Pelatih Pencak Silat Dalam Melatih Atlet Di IAIN Bukittinggi. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
cover skripsi-sri-wahyuni-4317052-.pdf Download (291kB) |
|
|
Text
abstrak skripsi-sri-wahyuni-4317052-.pdf Download (231kB) |
|
|
Text
ae150-skripsi-sri-wahyuni-4317052-.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh permasalahan atlet yang kurang paham dengan instruksi pelatih dalam latihan pencak silat sehingga menimbulkan ketidak serasian makna antara sesama atlet dan pelatih. Hal ini menimbulkan ketidak kompakan dalam latihan, sehingga diperlukan komunikasi interpersonal pelatih pada saat melatih pecak silat. Namun tidak semua komunikasi tersebut lancar seperti adanya hambatan baik dalam menyampaikan pesan ataupun dalam menerima pesan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana komunikasi pelatih pencak silat dalam melatih atlit pencak silat di IAIN Bukittinggi dan juga hambatan komunikasi interpersonal yang terjadi dalam melatih pencak silat. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif yang bersifat deskriptif, yaitu dengan menggambarkan kejadian yang ada di lapangan secara sistematis. Informan atau orang yang bertindak sebagai pemberi informasi dalam penelitian ini adalah pelatih dan atlet pencak silat di IAIN Bukittinggi. Penulis mengumpulkan data dengan teknik observasi dan wawancara, kemudian data-data yang diperoleh diolah dengan menggunakan teknik analisa data deskriptif kualitatif dan triangulasi data, yaitu dengan membandingkan data yang diperoleh dari hasil observasi dan wawancara. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa, komunikasi interpersonal diantaranya komunikasi verbal yang dilakukan oleh pelatih pencak silat lebih sering menggunakan bahasa lisan dan pelatih juga mendengarkan keluhan-keluhan atlet serta memperhatikan keterlambatan atlet. Sedangkan komunikasi non verbal hanya dilakukan pada saat pemberian hukuman seperti menunjuk dan menyuruh atlet yang bandel melakukan hukuman yang diberikan, kemudian menggunakan ekspresi wajah yang menunjukkan bahwa pelatih sedang serius atau tidak dalam keadaan bercanda. Hambatan komunikasi interpersonal yang terdapat dilapangan dianataranya yaitu, hambatan personal seperti kesehatan biologis dan psikologis pelatih ataupun atlet yang membuat hilangnya konsenrtasi dalam latihan. Hambatan situasi seperti perbedaan budaya dan bahasa yang membuat ketidak pahaman dari sebagian atlet.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Komunikasi Interpersonal, Hambatan-hambatan Komunikasi. |
| Subjects: | G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GV Recreation Leisure B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam P Bahasa dan Sastra > P Filologi, Linguistik > P87 Komunikasi, Media Massa |
| Depositing User: | Mrs Kurnia |
| Date Deposited: | 22 May 2026 07:42 |
| Last Modified: | 22 May 2026 07:42 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2143 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

