Paradoks Nilai Keagamaan terhadap Kebersihan Lingkungan di Kawasan Objek Wisata Pulau Belibis Kota Solok

Rahmadia Fitri, 4622011 (2026) Paradoks Nilai Keagamaan terhadap Kebersihan Lingkungan di Kawasan Objek Wisata Pulau Belibis Kota Solok. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Rahmadia Fitri 4622011 cover.pdf

Download (143kB)
[img] Text
Rahmadia Fitri 4622011 abstrak.pdf

Download (133kB)
[img] Text
Rahmadia Fitri 4622011 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (6MB) | Request a copy

Abstract

Paradoks antara nilai keagamaan dan perilaku kebersihan masih menjadi fenomena yang terlihat di kawasan Wisata Pulau Belibis Kota Solok. Masyarakat setempat secara umum memiliki tingkat religiusitas yang tinggi dan memahami bahwa kebersihan merupakan bagian dari ajaran agama. Namun, praktik kebersihan yang dilakukan belum sepenuhnya mencerminkan nilai tersebut. Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui bagaimana paradoks tersebut terjadi dan bagaimana hubungan antara nilai keagamaan dengan realitas kebersihan lingkungan di kawasan wisata tersebut. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan lokasi penelitian di Pulau Belibis, Kota Solok. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi dengan melibatkan tokoh agama, pengelola wisata, pedagang, masyarakat, dan pengunjung sebagai informan. Teknik analisis data yang digunakan meliputi reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, serta dilengkapi dengan teknik triangulasi sumber untuk menjaga keabsahan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat kesenjangan antara nilai keagamaan yang diyakini masyarakat dengan praktik kebersihan yang dilakukan. Nilai agama tentang kebersihan belum terealisasi secara kuat dalam tindakan sosial masyarakat dan pengunjung, sehingga perilaku kebersihan masih rendah. Berdasarkan teori Tindakan Sosial Max Weber, khususnya tindakan rasional berorientasi nilai, ditemukan bahwa nilai keagamaan belum menjadi motivasi utama dalam tindakan kebersihan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa faktor kebiasaan, fasilitas yang terbatas, dan lemahnya budaya kolektif turut memperkuat munculnya paradoks tersebut.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Nilai Keagamaan, Kebersihan Lingkungan, Paradoks, Tindakan Sosial, Pulau Belibis
Subjects: G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GV Recreation Leisure
B Filosofi. Psikologi. Agama > BL Religion > BL60 Sosiologi Agama
Divisions: Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Sosiologi Agama
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 25 May 2026 07:46
Last Modified: 25 May 2026 07:46
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2153

Actions (login required)

View Item View Item