Kesulitan Peserta didik Belajar Fiqih Pada Masa New Normal Di MTsN 1 Lima Puluh Kota

Iya Lovita, 2117071 (2021) Kesulitan Peserta didik Belajar Fiqih Pada Masa New Normal Di MTsN 1 Lima Puluh Kota. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
cover iya-lovita-alhamdulillah.pdf

Download (127kB)
[img] Text
abstrak iya-lovita-alhamdulillah.pdf

Download (165kB)
[img] Text
ab890-iya-lovita-alhamdulillah.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (4MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini diangkat dari fenomena yang dialami oleh peserta didik kelas VII di MTsN 1 Lima Puluh Kota, karena peserta didik kelas VII mengalami kesulitan belajar pada masa new normal. Kesulitan belajar ialah suatu kondisi disebabkan oleh adanya hambatan serta gangguan dalam belajar. Diawali pada masa Covid-19 peserta didik disuruh belajar secara Online hal ini terdapat dalam peraturan pemerintah melalui Kementrian Agama RI, sejak pertengahan Maret 2020. Selama masa new normal ini peserta didik harus mematuhi peraturan dari pihak sekolah karena pembelajaran secara Online, Tatap Muka dan Blended Learning. Permasalahan yang dihadapi peserta didik pada masa new normal ini dipengaruhi oleh beberapa faktor yaitu faktor internal dan faktor eksternal. Penelitian ini bertujuan untuk mengungkapkan Apa saja kesulitan peserta didik belajar fiqih pada masa new normal di MTsN 1 Lima Puluh Kota. Penelitian yang digunakan yaitu penelitian deskriptif kualitatif yaitu menggambarkan secara utuh dan mendalam tentang realitas sosial dan fenomena yang terjadi di masyarakat yang menjadi subjek penelitian. Metode pengumpulan datanya menggunakan wawancara dan dokumentasi. Dalam melaksanakan wawancara menggunakan purposive sampling yaitu teknik pengambilan sampel dengan pertimbangan tertentu. Sedangkan teknik analisis datanya menggunakan tiga tahapan yaitu reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa peserta didik kesulitan belajar fiqih pada masa new normal di MTsN 1 Lima Puluh Kota terlihat dari hasil wawancara peneliti di MTsN 1 Lima Puluh Kota bahwa pada masa new normal peserta didik banyak mengalami kesulitan dalam belajar seperti peserta didik mengeluh karena susah jaringan, kurangnya media pembelajaran, serta sulit memahami materi fiqih yang diajarkan serta waktu yang digunakan pada pembelajaran pada masa new normal hanya separoh dari jam biasanya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa peserta didik memang mengalami kesulitan dalam Pembelajaran fiqih Pada masa new normal baik secara Online, tatap muka maupun Blended Learning yang mempengaruhi kesulitan belajar peserta didik pada masa new normal adalah faktor dari dalam diri peserta didik dan faktor dari luar. Faktor dari dalam diri peserta didik bersifat fisik dan bersifat rohani contohnya kondisi tubuh peserta didik yang kurang sehat, kurang minat dalam belajar fiqih serta rendahnya tingkat intelegensi peserta didik terhadap pembelajaran. Sedangkan faktor yang dari luar diri peserta didik seperti faktor keluarga, sekolah dan masyarakat.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Orang tua, Kenakalan remaja, Bentuk-bentuk upaya.
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BJ Ethics
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
P Bahasa dan Sastra > P Filologi, Linguistik > P87 Komunikasi, Media Massa
H Ilmu Sosial > HQ The family. Marriage. Woman > HQ793 Pemuda, Remaja
H Ilmu Sosial > HV Social pathology. Social and public welfare > HV9083 Pendidikan Psikologi untuk Kenakalan Remaja
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mrs Kurnia
Date Deposited: 12 Jun 2026 07:57
Last Modified: 12 Jun 2026 07:57
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2220

Actions (login required)

View Item View Item