Gina Isyania, 1221012 (2025) Praktik Utang Piutang yang Dibayar dari Hasil Panen Padi pada Masyarakat Nagari Tabek Sirah Kabupaten Pasaman Barat Perspektif Fikih Muamalah. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Gina Isyania 1221012 cover.pdf Download (80kB) |
|
|
Text
Gina Isyania 1221012 abstrak.pdf Download (218kB) |
|
|
Text
Gina Isyania 1221012 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini ditulis karena adanya praktik utang piutang yang terjadi di Nagari Tabek Sirah. Dalam praktik utang piutang di Nagari Tabek Sirah, sejak awal telah disepakati adanya syarat tambahan oleh toke kepada petani berupa kelebihan pembayaran dari pinjaman pokok saat pelunasan dari hasil panen. Tambahan tersebut bukan semata-mata berupa jumlah yang ditentukan secara terpisah, melainkan muncul secara tersirat dari ketentuan harga padi yang ditetapkan lebih rendah oleh toke dibandingkan harga pasar. Berdasarkan kondisi tersebut, penulis tertarik untuk mengkaji secara komprehensif praktik utang piutang yang dibayar dari hasil panen padi di Nagari Tabek Sirah, Kabupaten Pasaman Barat. Kajian ini berfokus pada proses pelaksanaan utang piutang yang selanjutnya akan diukur kesesuaiannya berdasarkan ketentuan fikih muamalah guna melihat apakah terdapat unsur yang bertentangan dengan prinsip-prinsip syariah. Penelitian ini menggunakan metode wawancara dan observasi langsung di lapangan. Sumber data primer dalam penelitian ini adalah para petani dan toke, sedangkan data sekunder adalah masyarakat sekitar yang mengetahui praktik utang piutang serta rujukan buku, jurnal, artikel. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriprif. Berdasarkan hasil penelitian dapat ditemukan bahwa pelaksanaan praktik utang piutang yang dibayar dari hasil panen padi pada masyarakat Nagari Tabek Sirah menyatakan bahwa praktik ini didasari oleh kondisi ekonomi masyarakat yang bergantung pada hasil pertanian, khususnya padi yang dipanen setahun sekali. Untuk pemenuhan kebutuhan hidup di luar masa panen, masyarakat Nagari Tabek Sirah memilih melakukan praktik utang piutang kepada toke. Praktik utang piutang yang dilakukan oleh masyarakat Nagari Tabek Sirah pada dasarnya telah memenuhi rukun dan syarat qardh menurut fikih muamalah. Namun, dalam pelaksanaannya, terdapat ketidaksesuaian dengan prinsip syariat Islam, khususnya pada mekanisme pelunasan utang yang mensyaratkan adanya tambahan dalam pengembalian sejak awal perjanjian. Ketentuan tambahan tersebut menjadikan praktik ini menyimpang dari ketentuan dasar akad qardh yang seharusnya bebas dari unsur riba.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Utang Piutang, Hasil Panen, Muamalah |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > HG Keuangan K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP639 Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 03:27 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 04:38 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/639 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

