Serli Mardia Putri, 1122170 (2026) Tradisi Pangkeh Gombak dalam Perkawinan Masyarakat Jorong Tampak Kudo Nagari Rangkiang Luluih Kecamatan Tigo Lurah Kabupaten Solok dalam Tinjauan Maqashid Asy-Syari'ah. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Serli Mardia Putri 1122170 cover.pdf Download (191kB) |
|
|
Text
Serli Mardia Putri 1122170 abstrak.pdf Download (520kB) |
|
|
Text
Serli Mardia Putri 1122170 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini disusun dengan latar belakang adanya tradisi pangkeh gombak sebelum perkawinan yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Jorong Tampak Kudo, Nagari Rangkiang Luluih hingga saat ini. Pangkeh gombak merupakan tradisi yang dilakukan sebelum akad nikah dan dilakukan melalui beberapa rangkaian prosesi yang dilaksanakan di kediaman induak bako. Dalam pandangan masyarakat setempat, tradisi ini sangat dianjurkan untuk dilaksanakan karena apabila tidak dilakukan, keluarga dan induk bako calon pengantin akan dipandang buruk oleh masyarakat karena dianggap tidak menjalankan ketentuan adat yang berlaku. Kondisi ini menjadikan pangkeh gombak seolah-olah dipahami sebagai syarat tambahan dalam pelaksanaan pernikahan, padahal dalam syariat tidak ditemukan ketentuan yang mewajibkannya. Berdasarkan hal tersebut, penulis bermaksud untuk mengetahui secara utuh dasar filosofi dan bagaimana pelaksanaan tradisi pangkeh gombak dalam perkawinan, serta menganalisis pelaksanaannya berdasarkan perspektif maqashid asy-syari’ah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi. Sumber data primer diperoleh dari tokoh adat, tokoh agama, serta masyarakat yang terlibat langsung dalam pelaksanaan pangkeh gombak, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan literatur yang relevan. Analisis data dilakukan dengan metode deskriptif dan analisis normatif berdasarkan konsep maqashid asy-syari’ah. Berdasarkan hasil penelitian, pelaksanaan tradisi pangkeh gombak di Jorong Tampak Kudo dilakukan sebelum akad nikah melalui beberapa rangkaian prosesi yang dijalankan oleh induak bako, seperti pengasapan rambut dengan kemenyan, pengolesan limau, pemotongan rambut, dan mendandani calon pengantin, yang secara filosofis bermakna sebagai bentuk pengakuan dan penguatan hubungan kekerabatan dari pihak ayah, penegasan posisi anak dalam struktur keluarga, serta upaya menjaga keharmonisan sosial masyarakat. Dalam perspektif maqashid asy-syari’ah, tradisi ini termasuk dalam kategori tahsiniyyat karena berfungsi sebagai penyempurna nilai-nilai sosial dan budaya, sehingga tidak memiliki kedudukan sebagai ketentuan yang memengaruhi keabsahan pernikahan dalam Islam.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Tradisi, Pernikahan Adat, Pangkeh Gombak |
| Subjects: | G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GT Manners and customs K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 21 Jul 2026 07:18 |
| Last Modified: | 21 Jul 2026 07:18 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2508 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

