Miftahul Hadila Fauzana, 3317172 (2021) Dampak Kebijakan Pemerintah Dalam Restrukturisasi Pembiayaan Akibat Covid-19 Terhadap Profitabilitas (ROA) Bank Umum Syariah Di Indonesia. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Cover Miftahul Hadila Fauzana_3317172.pdf Download (112kB) |
|
|
Text
Abstrak Miftahul Hadila Fauzana_3317172.pdf Download (86kB) |
|
|
Text
Fulltext Miftahul Hadila Fauzana_3317172.pdf Restricted to Repository staff only Download (744kB) | Request a copy |
Abstract
Pandemi covid-19 memberikan berbagai dampak pada seluruh aspek kehidupan manusia seperti dalam bidang kesehatan, pendidikan, sosial, ekonomi serta sektor perbankan. Dampak covid-19 mengakibatkan pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan. Pada sektor ekonomi dan perbankan, pemerintah melalui Otoritas Jasa Keuangan mengeluarkan Peraturan Otoritas Jasa Keuangan Republik Indonesia Nomor 11 /POJK.03/2020 Tentang Stimulus Perekonomian Nasional Sebagai Kebijakan Countercyclical Dampak Penyebaran Coronavirus Disease 2019. Dalam peraturan ini salah satunya menjelaskan pemberlakuan restrukturisasi kredit/pembiayaan bagi debitur yang terdampak pandemic Covid-19. Pemberlakuan peraturan restrukturisasi kredit/pembiayaan ini menimbulkan kekhawatiran terhadap profitabilitas bank khususnya Return on Asset (ROA). Penelitian ini bertujuan untuk menganalisa dampak kebijakan pemerintah dalam restrukturisasi pembiayaan akibat covid-19 terhadap profitabilitas (ROA) bank syariah di Indonesia. Metode dalam pengambilan sampel pada penelitian ini dilakukan secara purposive sampling yang berarti pemilihan sampel berdasarkan informasi yang diperoleh dengan pertimbagan tertentu. Penelitian ini menggunakan metode analisis deskriptif kualitatif dengan cara mendeskripsikan fenomena-fenomena yang terjadi akibat dampak covid-19 dan kebijakan pemerintah terhadap perbankan syariah di Indonesia dengan menganalisis laporan keuangan triwulan masing-masing delapan bank syariah di Indonesia. Hasil analisis menunjukkan bahwa selama periode restrukturisasi yaitu Maret 2020 sampai Maret 2021, rasio Return on Asset (ROA) empat bank syariah mengalami kenaikan disetiap triwulannya dan empat bank syariah lainnya mengalami kenaikan dan penurunan yang tidak drastis. Rasio tertinggi terdapat pada Bank BTPN Syariah periode Januari-Maret 2021 dengan tingkat rasio 11,36% dan rasio terendah terdapat pada bank Bukopin Syariah periode Januari-Maret 2021 dengan tingkat rasio 0,01%. Selama periode restrukturisasi, rata-rata rasio Return on Asset (ROA) delapan Bank Umum Syariah pada laporan keuangan triwulan menunjukkan nilai 1,60%. Dengan demikian, secara umum predikat skala rasio Return on Asset (ROA) bank umum syariah dikategorikan sehat.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Kebijakan Pemerintah akibat Covid-19, Restrukturisasi, Return on Asset (ROA) |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > HD Industri. Pemanfaatan lahan. Tenaga kerja > HD61 Risk Management H Ilmu Sosial > HG Keuangan B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah |
| Depositing User: | Mrs Kurnia |
| Date Deposited: | 29 Jul 2026 08:36 |
| Last Modified: | 29 Jul 2026 08:36 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2591 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

