Silvina, 1222024 (2026) Praktek Jual Beli Makanan Bayar Seikhlasnya menurut Fiqih Muamalah. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Silvina 1222024 cover.pdf Download (90kB) |
|
|
Text
Silvina 1222024 abstrak.pdf Download (107kB) |
|
|
Text
Silvina 1222024 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Skripsi ini ditulis karena adanya ketidaksamaan praktik konsep jual beli makanan bayar seikhlasnya dalam fiqh muamalah yang terjadi dalam praktik jual beli bayar seikhlasnya yang terjadi di Tangah Jua Bukittinggi. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sistem jual beli makanan bayar seikhlasnya yang dilakukan di Tangah Jua Bukittinggi beserta alasan dan latar belakang terjadinya jual beli, kemudian akan menilai pelaksanaan jual beli tersebut berdasarkan pandangan fiqh muamalah. Penelitian ini merupakan jenis penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara dengan penjual dan pembeli, serta dokumentasi. Data yang diperoleh kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif untuk menggambarkan praktik yang terjadi di lapangan dan menghubungkannya dengan ketentuan fiqh muamalah. Berdasarkan hasil penelitian, praktik jual beli makanan bayar seikhlasnya dilakukan dengan memberikan kebebasan kepada pembeli untuk menentukan sendiri nominal pembayaran setelah mengambil makanan yang diinginkan. Nominal pembayaran yang diberikan pembeli bervariasi, mulai dari sekitar Rp2.000 hingga Rp25.000, sesuai dengan kemampuan, keikhlasan, dan pertimbangan masing-masing pembeli. Praktik tersebut didasarkan pada kepercayaan dan kejujuran antara penjual dan pembeli. Namun, apabila praktik tersebut diposisikan sebagai akad jual beli, terdapat ketidakjelasan pada aspek harga (tsaman), karena tidak terdapat nominal harga yang ditentukan dan disepakati secara jelas sebelum transaksi berlangsung. Kondisi ini menunjukkan adanya unsur ketidakjelasan (gharar) dalam harga yang berpotensi menimbulkan ketidakadilan atau kerugian bagi salah satu pihak. Oleh karena itu, diperlukan kejelasan mengenai bentuk akad dan mekanisme pembayaran agar praktik tersebut dapat berjalan sesuai dengan prinsip fiqh muamalah, yaitu adanya kerelaan, kejujuran, keadilan, dan terhindar dari gharar.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Gharar, Jual Beli, Bayar Seikhlasnya, Fiqh Muamalah, Akad Tabaru' |
| Subjects: | K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP639 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 05 Oct 2026 01:03 |
| Last Modified: | 05 Oct 2026 01:03 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2907 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

