Dampak Budaya Julo-Julo (Syirkah Abdan) terhadap Sosial Ekonomi Petani di Nagari Malalak Timur Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam

Tiara Amelia Sepna, 3222114 (2026) Dampak Budaya Julo-Julo (Syirkah Abdan) terhadap Sosial Ekonomi Petani di Nagari Malalak Timur Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Tiara Amelia Sepna 3222114 cover.pdf

Download (187kB)
[img] Text
Tiara Amelia Sepna 3222114 abstrak.pdf

Download (130kB)
[img] Text
Tiara Amelia Sepna 3222114 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh masih dipertahankannya budaya Julo-Julo sebagai tradisi kerja sama dalam kegiatan pertanian di Nagari Malalak Timur. Budaya ini menjadi bagian dari kehidupan petani dalam memenuhi kebutuhan tenaga kerja melalaui sistem gotong royong. Pelaksanaannya memiliki kesamaan dengan konsep syirkah abdan dalam ekonomi Islam. Tujuan penelitian ini yaitu untuk menjelaskan Dampak Budaya Julo-Julo (Syirkah Abdan) Terhadap Sosial Ekonomi Petani di Nagari Malalak Timur Ditinjau dari Perspektif Ekonomi Islam. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan metode wawancara dan obserfasi. Analisis data dilakukan dalam tiga tahap: Reduksi Data, Penyajian Data dan akhirnya penarikan kesimpulan. Dalam penelitian ini, ada 20 informan yang diwawancarai, semuanya merupakan petani di Nagari Malalak Timur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaannya dilakukan secara bergiliran dengan menggabungkan tenaga berdasarkan kesepakatan bersama sehingga membantu mempercepat penyelesaian pekerjaan dan mempererat hubungan sosial masyarakat. Ditinjau dari perspektif ekonomi Islam, praktik Julo-Julo telah memenuhi prinsip-prinsip syirkah abdan karena memenuhi unsur kerja sama, kesepakatan para pihak, pembagian hak dan kewajiban yang seimbang, serta pelaksanaan yang didasarkan pada nilai ta'awun dan tanggung jawab. Budaya Julo-Julo juga memberikan dampak positif terhadap kondisi sosial ekonomi petani, terutama dalam meringankan biaya tenaga kerja, membantu pengelolaan pendapatan keluarga, mendukung pemenuhan kebutuhan pendidikan, mengurangi beban kerja, memperkuat hubungan sosial, serta menumbuhkan semangat gotong royong dan musyawarah dalam kehidupan masyarakat.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Budaya Julo-Julo, Syirkah Abdan, Sosial Ekonomi, Ekonomi Islam
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 26 Oct 2026 03:32
Last Modified: 26 Oct 2026 03:32
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3122

Actions (login required)

View Item View Item