Analisis Digitalisasi Produk-produk Perbankan Syariah untuk Mendorong Inklusi Keuangan Nasabah dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) pada Bank BSI KCP Solok Selayo

Aulya Refalleony, 3322168 (2026) Analisis Digitalisasi Produk-produk Perbankan Syariah untuk Mendorong Inklusi Keuangan Nasabah dengan Pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) pada Bank BSI KCP Solok Selayo. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Aulya Refalleony 3322168 cover.pdf

Download (194kB)
[img] Text
Aulya Refalleony 3322168 abstrak.pdf

Download (295kB)
[img] Text
Aulya Refalleony 3322168 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh perkembangan digitalisasi perbankan yang mendorong lembaga keuangan, termasuk perbankan syariah, untuk menghadirkan layanan digital guna meningkatkan kemudahan akses dan inklusi keuangan masyarakat. Namun, masih terdapat sebagian nasabah yang belum memanfaatkan layanan digital secara optimal karena berbagai keterbatasan, baik dari aspek pemahaman teknologi maupun infrastruktur pendukung. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis digitalisasi produk-produk perbankan syariah dalam mendorong inklusi keuanggan nasabah dengan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM) pada BSI KCP Solok Selayo. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pegawai BSI KCP Solok Selayo yang meliputi Relationship Sales Executive (RSE), Sales Force (SF), dan Costumer Service (CS). Analisis data dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa digitalisasi produk-produk perbankan syariah di BSI KCP Solok Selayo telah diterapkan melalui aplikasi Byond by BSI yang menyediakan berbagai layanan transaksi dan produk perbankan secara digital. Berdasarkan pendekatan Technology Acceptance Model (TAM), nasabah memiliki persepsi kegunaan (perceived usefulness) yang baik karena layanan digital mampu membantu pengelolaan keuangan, meningkatkan efisiensi waktu, serta memudahkan akses transaksi. Dari aspek persepsi kemudahan penggunaan (perceived ease of use), aplikasi Byond by BSI dinilai mudah dipahami, mudah digunakan, dan didukung sistem keamanan yang baik. Kondisi tersebut mendorong munculnya minat penggunaan (intention to use) yang cukup tinggi serta perilaku penggunaan (usage behavior) yang ditunjukkan melalui pemanfaatan layanan digital untuk transfer, pembayaran tagihan, dan pengecekan saldo. Namun, digitalisasi produk perbankan syariah belum sepenuhnya mampu mendorong inklusi keuangan seluruh nasabah karena masih terdapat hambatan berupa rendahnya literasi teknologi, keterbatasan perangkat yang digunakan, serta kualitas jaringan internet yang belum merata. Oleh karena itu, meskipun digitalisasi telah meningkatkan akses dan penggunaan layanan keuangan, inklusi keuangan nasabah BSI KCP Solok Selayo masih perlu didukung melalui peningkatan edukasi digital dan perbaikan infrastruktur teknologi.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Digitalisasi Perbankan Syariah, Inklusi Keuangan, Technology Acceptance Model (TAM)
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 27 Oct 2026 06:31
Last Modified: 27 Oct 2026 06:31
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3171

Actions (login required)

View Item View Item