Penerapan Multi Akad (Hybrid Contract) Murabahah Bil Wakalah Ditinjau Dalam Fatwa DSN – MUI Pada Bank BRISyariah KC Padang

Rais Malik, 3317194 (2021) Penerapan Multi Akad (Hybrid Contract) Murabahah Bil Wakalah Ditinjau Dalam Fatwa DSN – MUI Pada Bank BRISyariah KC Padang. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Cover Rais Malik_3317194.pdf

Download (141kB)
[img] Text
Abstrak Rais Malik_3317194.pdf

Download (237kB)
[img] Text
Fulltext Rais Malik_3317194.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (5MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggabungan akad murabahah dengan wakalah pada Bank BRISyariah KC Padang. Pada praktik perjanjian pembiayaan murabahah, sebagai penjual, bank (Ba’i) tidak memiliki barang yang akan dijual. Disini nasabah (musytari’i) membeli sendiri barang yang diperlukan kepada pemasok barang, setelah itu nota pembelian barang / bukti transaksi atas nama nasabah harus diserahkan kepada pihak bank, Barulah akad murabahah dilakukan. Bank (Ba’i) hanya berposisi sebagai pemberi pembiayaan, Bank (Ba’i) tidak pernah menerima barang dari penjual asal (Supplier)dan tidak pernah melakukan balik nama terhadap barang yang dibiayai berdasarkan akad murabahah bil wakalah. Sebagai penjual, Bank (Ba’i) bahkan tidak mau menanggung atas segala risiko kerusakan atau cacat barang dan ketidakabsahan dokumen penjualan antara nasabah (musytari’) dan pemasok barang, meskipun telah dilakukan menggunakan akad wakalah. Dengan mekanisme tersebut peneliti ingin mengetahui apakah mekanisme yang diterapkan oleh Bank BRISyariah sudah sesuai dengan fatwa yang dikeluarkan oleh DSN – MUI. Maksud dari skripsi ini adalah untuk mengetahui Bagaimana konsep penerapan multi akad (hybrid contract) murabahah bil wakalah pada Bank BRISyaraih KC Padang ditinjau dari fatwa DSN – MUI. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field reserch), penelitian ini mengambil lokasi penelitian di Bank BRISyariah KC Padang. Data yang digunakan adalah data primer yaitu hasil wawancara dengan AOM (Account Officer Manager) dan data sekunder berupa Fatwa DSN – MUI. Teknik pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara dan studi kepustakaan dengan teknik analisa data kualitatif. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana penerapan akad wakalah dan murabahah di Bank BRISyaraih KC Padang ditinjau dari Fatwa DSN – MUI. Berdasarkan penelitian yang dilakukan bahwa Bank BRISyariah KC Padang dalam praktek pembiayaan murabahah (murni) itu sudah sesuai dengan fatwa DSN - MUI No 4 Tahun 2000 tentang murabahah serta penambahan akad wakalah dalam pembiayaan murabahah juga ada yang telah sesuai dengan fatwa DSN – MUI No 10 Tahun 2000 tentang wakalah. Akan tetapi hasil penelitian ini juga menunjukan bahwa akad di Bank BRISyariah KC Padang ada yang belum sesuai dengan ketentuan hukum ekonomi syariah diantaranya: pertama, pembelian barang yang diwakilkan oleh nasabah itu atas nama nasabah bukan atas nama bank, padahal itu jelas belum sesuai dengan ketentuan fatwa DSN – MUI No. 4 tahun 2000. Kedua, barang yang ditransaksikan antara pihak bank dengan nasabah belum sepenuhnya jadi milik bank sementara keuntungan dari barang yang ditransaksikan sudah ditetapkan, pelaksaan ini juga belum sesuai dengan fatwa DSN – MUI No. 4 Tahun 2000. Ketiga, pihak Bank BRISyariah KC Padang tidak menanggung adanya resiko cacat tersembunyi pada barang objek pembiyaan murabahah. padahal dalam KHES dinyatakan kalau pembeli (dalam artian nasabah) memiliki hak khiyar ‘aib terhadap obyek yang mengandung cacat (‘aib).

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah
H Ilmu Sosial > HG Keuangan > HG1641 Pembiayaan Murabahah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: Mrs Kurnia
Date Deposited: 28 Oct 2026 04:14
Last Modified: 28 Oct 2026 04:14
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3172

Actions (login required)

View Item View Item