Analisis Penerapan Prudential Banking Principle pada Pembiayaan Modal Kerja dalam Meminimalkan Resiko Gagal Bayar di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman

Muhammad Ikhsan, 3322201 (2026) Analisis Penerapan Prudential Banking Principle pada Pembiayaan Modal Kerja dalam Meminimalkan Resiko Gagal Bayar di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Muhammad Ikhsan 3322201 cover.pdf

Download (201kB)
[img] Text
Muhammad Ikhsan 3322201 abstrak.pdf

Download (210kB)
[img] Text
Muhammad Ikhsan 3322201 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya resiko gagal bayar pada pembiayaan modal kerja yang dapat mempengaruhi kualitas pembiayaan dan kesehatan bank. Untuk meminimalkan resiko tersebut, Bank Syariah Indonesia (BSI) KCP Pasaman Barat Sudirman menerapkan prinsip kehati-hatian (prudential banking principle) dalam proses penyaluran pembiayaan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui dan menganalisis bagaimana penerapan prinsip kehati-hatian pada pembiayaan modal kerja dalam meminimalkan resiko gagal bayar di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari pihak yang terlibat dalam proses pembiayaan modal kerja di BSI KCP Pasaman Barat Sudirman. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan prudential banking principle pada pembiayaan modal kerja dilakukan melalui analisis 5C yang meliputi character, capacity, capital, collateral, dan condition of economy. Penilaian dilakukan melalui wawancara, pengecekan SLIK, verifikasi dokumen, survei lapangan, analisis kemampuan usaha, penilaian jaminan, serta monitoring pasca pencairan pembiayaan. Penerapan prinsip kehati-hatian tersebut terbukti cukup efektif dalam meminimalkan resiko gagal bayar, namun belum sepenuhnya optimal. Resiko gagal bayar masih dipengaruhi oleh faktor internal seperti penggunaan dana yang tidak sesuai tujuan, lemahnya pengelolaan usaha, dan kurangnya pembukuan keuangan, serta faktor eksternal seperti penurunan daya beli masyarakat, kondisi cuaca, dan fluktuasi harga komoditas. Selain itu, keterbatasan sumber daya manusia dalam melakukan monitoring juga menjadi kendala dalam pengawasan pembiayaan.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Prudential Banking Principle, Pembiayaan Modal Kerja, Resiko Gagal Bayar
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Perbankan Syariah
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 28 Oct 2026 08:31
Last Modified: 28 Oct 2026 08:31
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3198

Actions (login required)

View Item View Item