Dila Dia Sari Chan, 1122130 (2026) Larangan Pernikahan di Bulan Caghai Perspektif ‘Urf (Studi Kasus di Jorong Padang Tongga Nagari Manggopoh Kecamatan Lubuk Basung Kabupaten Agam). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Dila Dia Sari Chan 1122130 cover.pdf Download (108kB) |
|
|
Text
Dila Dia Sari Chan 1122130 abstrak.pdf Download (165kB) |
|
|
Text
Dila Dia Sari Chan 1122130 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih adanya kebiasaan sebagian masyarakat Jorong Padang Tongga yang menghindari pelaksanaan pernikahan pada Bulan Caghai. Kebiasaan tersebut tidak dituangkan dalam aturan adat tertulis, tetapi diwariskan secara turun-temurun dan masih dipertahankan oleh sebagian masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemahaman masyarakat terhadap larangan pernikahan pada Bulan Caghai serta menganalisis kedudukannya dalam perspektif ‘urf. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian meliputi Wali Nagari, Sekretaris Nagari, Wali Jorong, Datuak, Niniak Mamak, Bundo Kanduang, Alim Ulama, dan masyarakat Jorong Padang Tongga. Data yang diperoleh dianalisis melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian masyarakat Jorong Padang Tongga masih memahami dan mempertahankan kebiasaan menghindari pernikahan pada Bulan Caghai berdasarkan pewarisan dari generasi sebelumnya. Ditinjau dari syarat-syarat ‘urf, kebiasaan tersebut telah dikenal, dilakukan secara berulang, dan diterima oleh sebagian masyarakat sebagai pertimbangan dalam menentukan waktu pernikahan. Dari segi macam-macam ‘urf, kebiasaan tersebut termasuk ‘urf ‘amali karena diwujudkan dalam praktik menghindari pelaksanaan pernikahan pada Bulan Caghai. Adapun berdasarkan cakupan keberlakuannya, kebiasaan tersebut lebih tepat dikategorikan sebagai ‘urf khas karena keberadaannya terbatas pada lingkungan masyarakat tertentu dan tidak berlaku secara umum di seluruh Nagari Manggopoh. Dengan demikian, ‘urf khas menjadi karakteristik utama dalam menjelaskan kedudukan larangan pernikahan pada Bulan Caghai, selama kebiasaan tersebut dipahami sebagai adat masyarakat dan tidak ditempatkan sebagai ketentuan syariat.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Urf, Larangan Pernikahan, Bulan Caghai, Adat |
| Subjects: | K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 29 Oct 2026 07:38 |
| Last Modified: | 29 Oct 2026 07:38 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3224 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

