Kajian Indikasi Kekerasan dalam Rumah Tangga Akibat Pengabaian Kewajiban Suami dalam Putusan No 476/Pdt.G/2025/Pa.Bsk di Pengadilan Agama Batusangkar Perspektif Maslahah Mursalah

Husnul Mir'ati Elnaz, 1122096 (2026) Kajian Indikasi Kekerasan dalam Rumah Tangga Akibat Pengabaian Kewajiban Suami dalam Putusan No 476/Pdt.G/2025/Pa.Bsk di Pengadilan Agama Batusangkar Perspektif Maslahah Mursalah. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Husnul Mir'ati Elnaz 1122096 cover.pdf

Download (227kB)
[img] Text
Husnul Mir'ati Elnaz 1122096 abstrak.pdf

Download (243kB)
[img] Text
Husnul Mir'ati Elnaz 1122096 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya fakta dalam Putusan Pengadilan Agama Batusangkar Nomor 476/Pdt.G/2025/PA.Bsk mengenai tidak terpenuhinya hak istri dalam kehidupan perkawinan yang kemudian berkontribusi terhadap ketidakharmonisan rumah tangga dan berakhir pada perceraian. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pertimbangan hakim dalam mengabulkan gugatan cerai serta mengkaji indikasi penelantaran rumah tangga akibat pengabaian suami yang terdapat dalam putusan berdasarkan konsep mashlahah, khususnya dalam mempertimbangkan maslahat dan mafsadat yang dialami para pihak. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan jenis penelitian kepustakaan (library research) dan pendekatan kualitatif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang-undangan (statute approach), pendekatan kasus (case approach), dan pendekatan konseptual (conceptual approach). Bahan hukum primer berupa putusan pengadilan, peraturan perundang-undangan, dan Kompilasi Hukum Islam, sedangkan bahan hukum sekunder diperoleh dari buku, jurnal ilmiah, dan penelitian terdahulu yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa majelis hakim mengabulkan gugatan cerai berdasarkan fakta-fakta yang terungkap di persidangan, alat bukti yang diajukan para pihak, serta ketentuan hukum mengenai perselisihan dan pertengkaran yang berlangsung secara terus-menerus sehingga tujuan perkawinan tidak lagi dapat diwujudkan. Dalam analisis mashlahah, tidak terpenuhinya hak istri dalam kehidupan perkawinan dalam jangka waktu yang panjang dapat menimbulkan kemudaratan bagi penggugat karena berdampak pada ketidakharmonisan dan tidak terpenuhinya hak dalam rumah tangga. Namun, kondisi tergugat yang sedang menjalani perawatan medis karena HIV juga merupakan fakta yang perlu dipertimbangkan, sehingga tidak terlaksananya hubungan suami istri tidak dapat secara mutlak dinilai sebagai mafsadat. Dengan mempertimbangkan kondisi kedua belah pihak serta akibat yang ditimbulkan, putusan perceraian dalam perkara ini dapat dipahami sebagai bentuk penyelesaian terhadap rumah tangga yang telah mengalami perselisihan dan pertengkaran secara terus-menerus, dengan mengutamakan pencegahan kemudaratan melalui kaidah dar’u al-mafasidi muqaddamun ‘ala jalbi al-masalih.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Maslahah Mursalah, Husband's Neglect, Domestic Neglect, Domestic Violence, Religious Court
Subjects: K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 30 Oct 2026 09:06
Last Modified: 30 Oct 2026 09:06
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3248

Actions (login required)

View Item View Item