Analisis Praktek Jual Beli Cabai di Pasar Tradisional menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus : Pedagang Cabai Pasar Pakan Padang Lua, Kecamatan Banuhampu)

Salma Safiah, 3222143 (2026) Analisis Praktek Jual Beli Cabai di Pasar Tradisional menurut Ekonomi Islam (Studi Kasus : Pedagang Cabai Pasar Pakan Padang Lua, Kecamatan Banuhampu). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Salma Safiah 3222143 cover.pdf

Download (220kB)
[img] Text
Salma Safiah 3222143 abstrak.pdf

Download (428kB)
[img] Text
Salma Safiah 3222143 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh adanya indikasi penyimpangan dalam praktik jual beli cabai di Pasar Pakan Padang Lua, Kecamatan Banuhampu, seperti penataan barang dagangan yang tidak transparan (tadlis), pengurangan takaran atau timbangan, ketidaksesuaian dalam sistem pembayaran, pengelolaan sampah yang dinilai kurang adil, serta persaingan harga yang tidak seimbang akibat masuknya cabai dari luar daerah. Fenomena tersebut mengindikasikan adanya market distortion dan market failure dalam mekanisme pasar tradisional. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui praktik jual beli cabai di Pasar Pakan Padang Lua ditinjau dari perspektif ekonomi Islam. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi terhadap lima pedagang cabai, lima pembeli, serta tiga informan tambahan. Analisis data dilakukan melalui tahap pengumpulan data, editing, reduksi data, klasifikasi data, dan penyajian data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa praktik jual beli cabai secara umum telah memenuhi rukun dan syarat jual beli dalam Islam, namun penerapan prinsip-prinsip ekonomi Islam belum sepenuhnya optimal. Prinsip keadilan (al-‘adl), kejujuran (ash-shidq), dan amanah masih menghadapi kendala, terutama terkait persoalan pembayaran dan keterbukaan kualitas barang. Prinsip kerelaan (an-tarāḍin) cenderung telah terpenuhi karena transaksi didasarkan pada kesepakatan kedua belah pihak. Sementara itu, larangan tadlis dan konsep pengawasan pasar (al-hisbah) masih memerlukan perhatian dan penguatan agar praktik jual beli di pasar tradisional lebih sesuai dengan prinsip syariah.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Jual Beli, Pasar Tradisional, Ekonomi Islam, Tadlis, Al-Hisbah
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah
K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP639 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
H Ilmu Sosial > HF Perdagangan > HF5469.7 Pasar
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 04 Nov 2026 03:20
Last Modified: 04 Nov 2026 03:21
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3296

Actions (login required)

View Item View Item