Mutiara Desmita Putri, 2121216 (2025) Analisis Komparatif Manajemen Kedisiplinan Belajar Peserta Didik (Studi Kasus MDTA Muhammadiyah Balai Belo dan MDTA SDI Darul Makmur di Kabupaten Agam). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Mutiara Desmita Putri 2121216 cover.pdf Download (206kB) |
|
|
Text
Mutiara Desmita Putri 2121216 abstrak.pdf Download (352kB) |
|
|
Text
Mutiara Desmita Putri 2121216 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (10MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya perbedaan manajemen kedisiplinan belajar peserta didik di lembaga pendidikan formal (SD/MI) dengan di lembaga pendidikan nonformal (MDTA). Meskipun MDTA berperan penting dalam membentuk akhlak dan kedisiplinan anak, praktik manajemennya belum terdokumentasi dan belum banyak dikaji. Munculnya MDTA yang terintegrasi dengan lembaga pendidikan formal menambah dinamika dalam praktik manajemen kedisiplinan belajar peserta didik. Hasil observasi awal menunjukkan adanya perbedaan penerapan manajemen kedisiplinan belajar peserta didik antara MDTA Muhammadiyah Balai Belo dan MDTA SDI Darul Makmur, yang diduga berkaitan dengan jenis penyelenggaraan yang berbeda. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui, menggambarkan, dan membandingkan manajemen kedisiplinan belajar peserta didik di MDTA Muhammadiyah Balai Belo dan MDTA SDI Darul Makmur. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus majemuk yang dilaksanakan pada dua lokasi penelitian. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan studi dokumen. Informan kunci ialah kepala madrasah dan guru pada masing-masing MDTA, serta informan pendukungnya adalah peserta didik. Adapun teknik keabsahan data yang digunakan ialah triangulasi teknik dan sumber. Sedangkan untuk analisis data menggunakan model analisis data Miles & Huberman yang meliputi reduksi data, display data, serta kesimpulan/verifikasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kedisiplinan belajar peserta didik di MDTA Muhammadiyah Balai Belo hampir keseluruhan tahapannya dilakukan oleh para guru, cenderung kondisional, sederhana, dan tidak terdokumentasi formal. Peran kepala MDTA bersifat simbolis sehingga tidak terlibat langsung dalam proses manajemen. Adapun manajemen kedisiplinan belajar peserta didik yang ada di MDTA SDI Darul Makmur setiap tahapannya melibatkan berbagai pihak seperti kepala, wakil, guru, bahkan peserta didik itu sendiri. Namun, peran guru dalam pelaksanaan tetap paling dominan. Tahapan tahapannya cenderung sangat sistematis, terstruktur, dan formal. Kedua MDTA ini memiliki komitmen yang sama dalam mengelola kedisiplinan belajar peserta didik dan telah menerapkan fungsi manajemen POAC. Keduanya juga sama-sama menempatkan guru kelas sebagai aktor sentral. Perbedaan utama antar keduanya terletak pada sistematika dan formalitas pelaksanaan manajemennya.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Kedisiplinan Belajar, Manajemen POAC, Komparatif, Pendidikan Nonformal, MDTA |
| Subjects: | L Pendidikan > LB Teori dan praktek pendidikan > LB3011 Manajemen dan disiplin sekolah L Pendidikan > LC Aspek khusus pendidikan > LC901 Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 04 Feb 2026 03:25 |
| Last Modified: | 04 Feb 2026 03:25 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/1568 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

