Representasi Komunikasi Antar Budaya Dalam Karya Film Ajari Aku Islam Menggunakan Analisis Wacana Kritis (Model Teun A. Van Dijk)

Nadia Puspa Sari, 4317039 (2021) Representasi Komunikasi Antar Budaya Dalam Karya Film Ajari Aku Islam Menggunakan Analisis Wacana Kritis (Model Teun A. Van Dijk). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
cover skripsinadia-puspa-sari-4317039-fixx.pdf

Download (149kB)
[img] Text
abstrak skripsinadia-puspa-sari-4317039-fixx.pdf

Download (210kB)
[img] Text
eb5c4-skripsinadia-puspa-sari-4317039-fixx.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Film “Ajari Aku Islam” merupakan film yang bergenre roman, drama, dan religi, dengan tema agama dan ras. Film ini menarik untuk diteliti karena karena memberikan makna sehingga dapat memberikan reaksi atau tanggapan pembaca tentang film yang melatar belakangi perbedaan budaya dan agama yaitu agama Islam dan Tionghoa. Polemik perbedaan agama dan etnis yang terjadi di Indonesia belakangan membuat prouduser film ini merasa gelisah sehingga berharap film itu bisa membantu menyadarkan pentingnya menjaga persatuan Indonesia. Agar pembahasan dalam penelitian ini dapat lebih terarah, maka rumusan masalahnya adalah bagaimana struktur teks, analisis kognisi sosial, dan konteks sosial menggunakan teori model Teun A Van Dijk dalam film Ajari Aku Islam. Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode kualitatif dengan metode penelitian analisis wacana kritis menggunakan model Teun A Van Dijk. Analisis Wacana Kritis ini memiliki tiga dimensi objek penelitiannya yaitu: dimensi teks, analisis kognisi sosial, dan konteks sosial. Pertama, di dalam struktur teks ini ada struktur makro yaitu tema atau topic dari film ajari aku Islam ini yaitu seorang pemuda tionghoa non muslim yang jatuh hati kepada gadis batak muslim. Kedua, superstruktur yaitu skema atau alur dari film ajari aku Islam ini menggunakan alur maju, yang terstruktur karena ada opening shot, klimaks, solusi, dan ending, struktur mikro terdapat beberapa bagian yaitu semantic (latar, detil, dan maksud), sintakis (koherensi, kata ganti, bentuk kalimat), stalistik yaitu gaya bahasanya. Selanjutnya ada kognisi sosial yang merupakan kesadaran mental penulis Scenario dalam membentuk teks tersebut. Dan terakhir ada konteks sosial yang merupakan bagaimana wacana yang berkembang di masyarakat mengenai makna berkomunikasi antar budaya yang saling menghormati dan saling bertoleransi Lalu penulis juga menuliskan bagaimana komunikasi antar budaya dalam film tersebut, sehingga kita dapat mengetahui bagaimana cara menghormati orang lain, menghargai orang lain, dan hidup bertoleransi antara umat berbeda agama, kebudayaan, dan latar belakang kehidupan yang berbeda.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Analisis Wacana Kritis, Film, struktur Teks, Analisis Kognisi Sosial, Konteks Sosial, Komunikasi Antar Budaya
Subjects: D Sejarah Umum dan Dunia Lama > DS Asia
H Ilmu Sosial > HM Sosiologi (Umum)
P Bahasa dan Sastra > PN Literature (General) > PN1993 Motion Pictures
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
P Bahasa dan Sastra > P Filologi, Linguistik > P87 Komunikasi, Media Massa
Divisions: Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Komunikasi Penyiaran Islam
Depositing User: Mrs Kurnia
Date Deposited: 07 May 2026 03:26
Last Modified: 07 May 2026 03:26
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2069

Actions (login required)

View Item View Item