Partisipasi Pemilih Muda pada Pilkada Tahun 2024 di Kota Pariaman Ditinjau Menurut Fiqih Siyasah

Zikra Yulia Putri, 1321035 (2025) Partisipasi Pemilih Muda pada Pilkada Tahun 2024 di Kota Pariaman Ditinjau Menurut Fiqih Siyasah. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Zikra Yulia Putri 1321035 cover.pdf

Download (22kB)
[img] Text
Zikra Yulia Putri 1321035 abstrak.pdf

Download (417kB)
[img] Text
Zikra Yulia Putri 1321035 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini ditulis karena rendahnya partisipasi pemilih muda pada pilkada tahun 2024 di Kota Pariaman yang mengakibatkan kurangnya persentase jumlah pemilih pada pilkada tahun 2024 di Kota Pariaman. Dalam meningkatkan partisipasi pemilih muda, terdapat suatu kendala yaitu kurangnya sosialisasi KPU Kota Pariaman kepada pemilih muda. Berdasarkan hal ini, peneliti mengkaji dua rumusan masalah. Bagaimana partisipasi pemilih muda pada pilkada tahun 2024 di Kota Pariaman Bagaimana partisipasi pemilih muda pada pilkada ditinjau menurut fiqih siyasah. Metode penelitian yang digunakan adalah metode penelitian lapangan (field research) dengan metode deskriptif, objek penelitian adalah KPU Kota Pariaman. Penulis mengumpulkan data melalui teknik wawancara dan dokumentasi. Analisis data dilakukan secara Kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dapat penulis kemukakan sebagai berikut: pertama, partisispasi pemilih muda pada pilkada tahun 2024 di Kota Pariaman masih rendah. Berdasarkan hasil rekapitulasi menunjukan angka pemilih yang tidak menggunakan hak suaranya sebanyak 6.901 orang atau 42,81% dan pemilih muda yang menggunakn hak suaranya berjumlah 9.229 orang atau 57,25% dari DPT sebanyak 16.121 orang. pemilih muda masih belum memahami sepenuhnya apa yang di maksud dari partisipasi politik, dan ada berbagai faktor pemilih pemula tidak menggunakan hak suaranya yaitu kesibukan sebagai pelajar sangat padat dan singkatnya hari libur ketika pemilihan berlangsung, faktor lainya yaitu kurangnya sosialisasi pemilihan umum dari penyelenggara pemilu (KPU) kepada generasi muda, hal ini dapat dilihiat dari sosialisasi yang hanya ditujukan kepada tokoh-tokoh masyarakat, yang mana tokoh-tokoh tersebut tidak meneruskan informasi kepada masyarakan luas khususnya kalangan anak-anak muda. Rendahnya partisipasi pemilih muda pada pilkada tahun 2024 di Kota Pariaman, hal ini bila ditinjau menurut fikih siyasah menunjukan bahwa pemilih muda belum menjalankan nilai-nilai fiqih siyasah syar’iyyah dalam praktik politik.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Partisipasi, Pemilih Muda, Fiqih Siyasah
Subjects: K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP2500 Hukum Tata Negara, Siyasah
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 20 May 2026 08:31
Last Modified: 20 May 2026 08:31
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2125

Actions (login required)

View Item View Item