Nova Yuliana, 4221019 (2026) Posisi Penempatan Cincin Perspektif Hadis (Studi Hadis Maudhu'i). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Nova Yuliana 4221019 cover.pdf Download (183kB) |
|
|
Text
Nova Yuliana 4221019 abstrak.pdf Download (123kB) |
|
|
Text
Nova Yuliana 4221019 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan cincin pada jari manis sebagai simbol ikatan batin ketika di adakan acara pertunangan dan pernikahan yang dianggap biasa oleh masyarakat umum, kemudian kesalahan anak muda dalam penempatan posisi cincin pada zaman sekarang yang sembarang, serta fenomena yang terjadi dikalangan masyarakat yang mengatakan bahwa orang yang memakai cincin pada jari telunjuk merupakan orang yang sedang megikuti kaum luth Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji posisi penempatan cincin perspektif hadis. Penulis menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan tematik ( maudhu’i ) dengan jenis penelitian pustaka ( library research ). Sumber utama berasal dari kitab-kitab hadis seperti Shahih Bukhari, Shahih Muslim, Sunan At-Tirmidzi, Sunan Abu Daud, dan kitab-kitab lainnya yang memuat hadis tentang larangan nabi memakai cincin pada jari telunjuk dan tengah, serta kebiasaan nabi memakai cincin pada jari kelingking. Hadis- hadis tersebut dianalisis untuk memahami posisi penempatan cincin yang disukai dan dilarang oleh nabi, kemudian dibandingkan dengan pengetahuan masyarakat tentang pemakaian cincin pada zaman sekarang. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa posisi penempatan cincin perspektif hadis berisikan tentang larangan memakai cincin di jari telunjuk dan serta sunnah nabi memakai cincin pada jari kelingking. Hadis menyebutkan bahwa larangan memakai cincin di jari telunjuk dan tengah merupakan larangan yang mahruh tahzin, karena larangan tersebut bertujuan kepada laki-laki untuk menentukan etika dan adab laki-laki dalam memakai perhiasan yang dapat menyerupai perempuan serta dikawartirkan suka terhadap lawan jenis, karena pemakaian cincin yang tidak sesuai pada zaman sekarang, sementara pemakaian cincin pada jari kelingking adalah sunnah. Para ulama sepakat bahwa hikmah memakai cincin di jari kelingking adalah agar terhindar dari pengotoran serta tidak mengganggu ketika bekerja lantaran letak cincin berada di pinggir bawah tangan.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Posisi Cincin, Hadis |
| Subjects: | B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP135 Literatur Hadis, Tradisi, Sunnah |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Ilmu Hadist |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 02 Jun 2026 04:28 |
| Last Modified: | 02 Jun 2026 04:28 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2182 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

