Pelaksanaan Ibadah Shalat di MTsN Matur Tahun Ajaran 2017/2018 Kecamatan Matur

Muhammad Ridwan Efendi, 2113117 (2017) Pelaksanaan Ibadah Shalat di MTsN Matur Tahun Ajaran 2017/2018 Kecamatan Matur. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
cover skripsi-ridwan.pdf

Download (342kB)
[img] Text
abstrak skripsi-ridwan.pdf

Download (346kB)
[img] Text
c0568-skripsi-ridwan.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (642kB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh cara pelaksanaan shalat fardhu di MTsN Matur. Motivasi penulis untuk memilih judul adalah dilatar belakangi pelaksanan shalat fardhu yang dilakukan secara berjamaah di MTsN Matur, karena jarang sekali sekolah menengah yang melaksanakan shalat fardhu di sekolah tetapi sekolah ini sudah menerapkannya dan sudah berjalan dengan baik. Dalam pelaksanaan shalat para siswa diajarkan menjadi imam shalat sehingga anak dari kecil sudah diabiasakan menjadi iman dengan bacaan yang baik serta ayat-ayat yang mendukung dan berganti-ganti. Dalam pembahasan masalah di atas, penulis melakukan penelitian lapangan (field research) yang bertempat di MTsN Matur. Jenis penelitian ini adalah deskriptif kualitatif dengan menggambarkan fenomena yang terjadi dilapangan. Informan kunci dalam penelitian ini adalah guru kelas / wali kelas dan informan pendukung kepala sekolah dan siswa- siswi di MTsN Matur Untuk memperoleh data penulis melakukan observasi dan wawancara. Data yang terkumpul kemudian di analisis dengan menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil dari penelitian pelaksanaan shalat di MTsN Matur. Dilakukan setiap hari shalat dilakukan pada jam 12.30 sampai 01.00 dalam pelaksanaan shalat siswa-siswi di bimbing oleh guru atau wali kelas masing-masing, shalat dilakukan berjama’ah bagi siswa-siswi yang masih belum bisa mengerjakannya sedangkan bagi siswa-siswi yang telah bisa mengerjakan shalat mereka mengerjakan shalat sendiri-sendiri. Faktor yang melatar belakangi shalat terdiri dari dua yaitu faktor pendukung dan penghambat. Faktor pendukung yaitu guru yang mengajar, waktu yang disediakan dan tempat berwudhu. Sedangkan faktor penghambat yaitu belum tersedianya air bersih yang memadai, sehingga ketika musim panas sekolah harus membeli air, siswa-siswi mengerjakan shalat di rumah dan di cepatkan pulang yang tersedia.dampak positif dari pelaksanaan shalat yaitu kecerdasan fisikal, kecerdasan emosional spritual, kecerdasan intelektual serta menjadikan hati tenang. Berdasarkan kesimpulan yang telah dipaparkan maka peneliti menyarankan pelaksanaan shalat di MTsN Matur perlu ditingkatkan agar pelaksanaan lebih maksimal dan disegerakan pembangunan penampung air wudhu’ .Sehingga siswa-siswi bisa mengerjakan shalat di mushalla dengan baik dan bimbingan dan perhatian dari guru. Peneliti juga menyarankan agar mempertahankan pelaksanaan di MTsN Matur karena banyak sekali keutamaan mengerjakan shalat fardhu berjamaah.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BJ Ethics
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP178 Doa,Sholat
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
P Bahasa dan Sastra > P Filologi, Linguistik > P87 Komunikasi, Media Massa
L Pendidikan > LC Aspek khusus pendidikan > LC901 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mrs Kurnia
Date Deposited: 12 Jun 2026 07:57
Last Modified: 12 Jun 2026 07:57
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2222

Actions (login required)

View Item View Item