Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk Mengatasi Keterbatasan Tenaga Kerja di Risse Convection Sungai Pua Kabupaten Agam

Nadiatul Khaira, 3720060 (2024) Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia untuk Mengatasi Keterbatasan Tenaga Kerja di Risse Convection Sungai Pua Kabupaten Agam. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
NADIATUL KHAIRA 3720060 cover.pdf

Download (231kB)
[img] Text
NADIATUL KHAIRA 3720060 abstrak.pdf

Download (505kB)
[img] Text
NADIATUL KHAIRA 3720060 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi dengan keterbatasan tenaga kerja yang ada di Risse Convection, dimana konveksi ini belum mampu meningkatkan pendapatan secara signifikan karena keterbatasan kapasitas produksi yang disebabkan oleh kurangnya tenaga kerja yang berkualitas. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk memberikan rekomendasi yang kongkrit bagi Risse Convection dalam mengembangkan strategi pengembangan sumber daya manusia yang efektif untuk menghadapi keterbatasan tenaga kerja dan memenuhi permintaan produk pakaian syariah. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah kualitatif, yakni penelitian yang mengamati fenomena dari subjek penelitian secara holistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Melalui penelitian ini diperoleh informasi tentang Risse Convetion dalam keterbatasan tenaga kerja secara lengkap dan mendalam serta informasi penelitian ini adalah pemilik konveksi. Metode pengumpulan data yang digunakan adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yang digunakan adalah melalui analisis, Matrik internal factor evaluasion (IFE), Matrik eksternal factor evaluasion (EFE), Matrik SWOT dan tabel bobot skor. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa strategi pengembangan sumber daya manusia untuk mengatasi keterbatasan tenaga kerja di Risse Convection Sungai Pua Kabupaten Agam yaitu: 1. Kurangnya ketenaga kerjaan di Risse Convection mengakibatkan produksi pakaian syariah yang di pasarkan berkurang, ini menyebabkan produksi menjadi kurang efisien. Juga kompetensi tenaga kerja yang ada di Risse Convection terjadi karena tidak adanya pelatihan khusus bagi karyawan, yang mengakibatkan pekerjaan lebih lambat selesai atau tidak tepat waktu. Untuk mengatasi masalah tersebut Risse Convection melakukan sistem reward dan bonus tahunan, agar karyawan yang bekerja lebih efesien dan efektif. Untuk menarik karyawan baru, Risse Convection harus menggunakan teknologi otomatis untuk mempermudah pekerjaan ini dapat menarik calon karyawan dari lingkungan terdekat dan luar desa/nagari. Serta penggunaan media sosial untuk mempromosikan inovasi desain baru agar mencangkup audiens yang lebih luas dan meningkatkan visibilitas merek. 2. Dengan menggunakan metode strategi SO (Strength-Opportunity) yaitu mengoptimalkan kekuatan dengan memanfaatkan peluang yang ada. Strategi SO (Strength-Opportunity) yang dapat diterapkan dalam meningkatkan ketenaga kerhaan di Risse Convection adalah: memanfaatkan pelatihan yang dilakukan secara rutin dan pribadi dengan menggunakan teknologi otomatis yang di gunakan untuk mempermudah pekerjaan serta mempertahankan sistem reward tahunan bagi karyawan yang bekerja keras guna meningkatkan motivasi dan produktifitas.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Strategi, Ketenagakerjaan, Risse Konveksi
Subjects: H Ilmu Sosial > HD Industri. Pemanfaatan lahan. Tenaga kerja
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Manajemen Bisnis Syariah
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 12 Jun 2026 08:43
Last Modified: 12 Jun 2026 08:43
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2248

Actions (login required)

View Item View Item