Adisti Yolanda, 3221083 (2025) Sistem Pertanian di Jorong Koto Tinggi Kecamatan Baso Kabupaten Agam untuk Mendukung Tercapainya SDG 2 (Tanpa Kelaparan) dalam Perspektif Ekonomi Islam. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Adisti Yolanda 3221083 cover.pdf Download (242kB) |
|
|
Text
Adisti Yolanda 3221083 abstrak.pdf Download (186kB) |
|
|
Text
Adisti Yolanda 3221083 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (3MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kenyataan bahwa sebagian besar petani di wilayah tersebut masih mengandalkan metode tradisional dengan produktivitas yang rendah, meskipun sumber daya alam yang tersedia cukup melimpah. Permasalahan yang dihadapi meliputi keterbatasan modal, rendahnya adopsi teknologi, minimnya pemahaman tentang prinsip-prinsip pertanian berkelanjutan, serta pengaruh perubahan iklim dan fluktuasi harga komoditas. Dalam perspektif ekonomi Islam, pengelolaan sektor pertanian diharapkan memperhatikan prinsip keberlanjutan (istidamah), kemaslahatan (maslahah), dan keadilan distribusi untuk mencapai kesejahteraan (falah) masyarakat. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari petani yang mewakili beragam karakteristik usaha tani, baik yang masih murni menggunakan cara tradisional maupun yang mulai mengadopsi teknologi modern. Data dianalisis melalui proses reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan secara induktif, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur, dokumen resmi pemerintah, dan penelitian terdahulu terkait modernisasi pertanian serta implementasi SDGs. Pendekatan ini memungkinkan peneliti untuk memahami secara mendalam dinamika sosial, ekonomi, dan teknis yang mempengaruhi proses transformasi pertanian di daerah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa transformasi pertanian di Jorong Koto Tinggi berlangsung secara bertahap. Sebagian petani telah memanfaatkan teknologi pertanian modern seperti traktor tangan, rice transplanter, dan mesin panen mini combine yang terbukti mampu meningkatkan produktivitas dan efisiensi kerja. Namun, mayoritas petani masih mengandalkan peralatan manual seperti cangkul dan sabit, serta tenaga kerja manusia dalam proses pengolahan dan panen. Hambatan utama dalam proses transformasi meliputi keterbatasan modal untuk pembelian alat modern, kurangnya pelatihan teknis, infrastruktur irigasi yang belum memadai, dan resistensi terhadap perubahan metode. Meskipun demikian, peluang peningkatan produktivitas tetap terbuka melalui dukungan pemerintah, program pelatihan, serta pengembangan sistem pertanian ramah lingkungan.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Sistem Pertanian, SDG2, Ekonomi Islam |
| Subjects: | S Pertanian > SB Plant culture B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.7 Ekonomi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 30 Oct 2025 08:31 |
| Last Modified: | 30 Oct 2025 08:31 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/615 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

