Insan Kamil Visiena Findra, 4121013 (2025) Vernakularisasi Ayat Eskatologi Surah Madaniyyah pada Kitab Risālat al-Qaul al-Bayān fī Tafsir Al-Qur’ān. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Insan Kamil Visiena Findra 4121013 cover.pdf Download (284kB) |
|
|
Text
Insan Kamil Visiena Findra 4121013 abstrak.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
Insan Kamil Visiena Findra 4121013 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penggunaan bahasa Arab pada pewahyuan ayat suci Al-Qur’an menjadi dilema ketika ajaran Islam mulai berkembang secara luas ke penjuru dunia. Para sahabat dan penerus panji-panji Islam meriwayatkan Al-Qur’an berdasarkan penafsirannya kepada generasi muda agar tidak hilang dimakan masa. Salah satunya dengan memberikan transnational consensus building kepada mereka yang berada di luar wilayah Arab serta menghadirkan transnational program transplant melalui proses tranlation, renaration, revision, dan redaction. Demikian masyarakat lokal dapat memahami dan menganggap Al-Qur’an sebagai bagian daripada lokal. Proses tersebut adalah Vernakularisasi dan kemudahan dalam menerima dakwah Islam memungkinkan para ulama dalam menyampaikan ayat yang berkenaan tentang dunia dan hari akhir. Seperti upaya vernakular Inyiak Canduang pada surah madaniyyah dalam Risālat al-Qaul al-Bayān fī Tafsir Al-Qur’ān. Melalui pendekatan vernakularisasi diperoleh hasil replication yang terkandung pada penafsiran surah madaniyyah mencangkup pada surah Al-Bayyinah ayat 4, 6, 7, dan 8. Hal yang direplika berkaitan pada ayat 4 yang menjelaskan tentang kehadiran Rasulullah SAW memecah-belah manusia kepada golongan yang beriman dan kufur. Pada surah Al-Zalzalah yang dinilai kepada hasil replication terdapat pada ayat 4-8, yang bercerita tentang masa penghakiman. Secara teks aksara Inyiak Canduang juga mengadopsi kata صُحُف, خَبَرٌ, عَدُوّ, مَوْقِف, ذَرَه, ظهير, فرقه, dan نصارى. Hasil hybridization yang yang terkandung pada penafsiran surah madaniyyah mencangkup pada surah Al-Bayyinah ayat 1, 2-3, dan 5. Pada surah Al-Zalzalah terdapat pada penafsiran kelompok ayat pertama yang mencangkup ayat 1-3 tentang keadaan di mana bumi bersaksi atas segala peristiwa yang terjadi. Keseluruhan surah An-Nasr yang merupakan hasil hybridization. Secara teks aksara Inyiak Canduang telah memberikan nuansa lokal dengan mengadopsi aksara Arab Jawi berbahasa Minangkabau ke dalam penafsirannya.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Vernakularisasi, Eskatologi, Risalah Al-Qaul Al-Bayan fi Tafsir Al-Quran |
| Subjects: | B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP100-134 Al-Qur'an |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 05 Nov 2025 06:33 |
| Last Modified: | 05 Nov 2025 07:08 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/663 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

