Tiara Putri Adha, 4621029 (2025) Implikasi Larangan Penjualan Tanah Ulayat Kepada Masyarakat Luar Nagari Kapau Terhadap Ekonomi Sosial. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Tiara Putri Adha 4621029 cover.pdf Download (303kB) |
|
|
Text
Tiara Putri Adha 4621029 abstrak.pdf Download (301kB) |
|
|
Text
Tiara Putri Adha 4621029 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Larangan penjualan tanah kepada masyarakat luar Nagari Kapau merupakan langkah strategis dalam menjaga tanah dan mempertahankan struktur sosial masyarakat adat. Dari perspektif ekonomi, kebijakan ini membatasi arus investasi eksternal yang berpotensi menghambat pertumbuhan sektor properti usaha lokal. Namun disisi lain kebijakan ini menjaga keseimbangan kepemilikan tanah bagi penduduk asli serta melindungi keberlanjutan ekonomi berbasis agrarian. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus, yang bertujuan mengkaji tentang dampak larangan penjualan tanah kepada masyarakat luar Nagari Kapau implikasi terhadap ekonomi sosial. Data dikumpulkan melalui berbagai teknik, yakni wawancara mendalam dengan niniak mamak, masyarakat, serta observasi langsung di lapangan. Wawancara dilakukan untuk memperoleh pandangan dan pengalaman subjektif dari masing-masing individu yang terlibat, sementara observasi langsung bertujuan untuk melihat dinamika interaksi dan kegiatan sehari-hari di sekolah. Dengan kombinasi metode tersebut, penelitian ini berusaha menggali informasi secara komprehensif dan menghasilkan pemahaman yang lebih holistik mengenai topik yang diteliti. Hasil penelitian menunjukkan bahwa untuk menjaga keberlanjutan tanah pusako rendah, dilakukan berbagai strategi yang melibatkan masyarakat, pemerintah, dan pihak terkait lainnya. Selain itu, penting untuk memperkuat pengakuan hak atas tanah pusako rendah dalam sistem hukum, agar hak kepemilikan tetap terlindungi. Larangan penjualan tanah ulayat kepada pihak luar berdampak terhadap ekonomi masyarakat di Nagari Kapau. Kebijakan ini mengakibatkan masyarakat lokal kehilangan potensi untuk menjalin kerjasama ekonomi yang bermanfaat dengan investor atau pihak luar yang dapat membantu meningkatkan perekonomian. Dengan tidak adanya akses bagi pihak luar untuk membeli tanah di Nagari Kapau, masyarakat mungkin mengalami keterbatasan dalam mengembangkan usaha atau proyek yang dapat meningkatkan pendapatan mereka.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Larangan Penjualan Tanah, Ekonomi Sosial, Sosial Budaya |
| Subjects: | H Ilmu Sosial > HC Economic History and Conditions H Ilmu Sosial > HM Sosiologi (Umum) > HM706 Struktur sosial |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Sosiologi Agama |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 06 Nov 2025 03:43 |
| Last Modified: | 06 Nov 2025 03:43 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/689 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

