Rafli Syam Nizra, 4521023 (2025) Toleransi Intra Agama antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah (Studi Kasus Masjid Al-Azhar Jorong Kauman Selatan Kabupaten Pasaman). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Rafli Syam Nizra 4521023 cover.pdf Download (98kB) |
|
|
Text
Rafli Syam Nizra 4521023 abstrak.pdf Download (63kB) |
|
|
Text
Rafli Syam Nizra 4521023 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi bagaimana dua organisasi Islam besar, Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah, menunjukkan nilai toleransi dalam kehidupan beragama dan bersosialisasi di Masjid Al-Azhar Desa Kauman Selatan. Penelitian ini menjelaskan bagaimana orang-orang bekerja sama dalam mengelola masjid dan melakukan berbagai kegiatan sosial dan keagamaan di tengah perbedaan warga. Rumusan masalah dalam penelitian ini adalah : 1. Apa saja nilai toleransi intra agama yang diterapkan oleh Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Masjid Al-Azhar Desa Kauman Selatan? 2. Bagaimana bentuk penerapan nilai toleransi intra agama antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Masjid Al-Azhar Desa Kauman Selatan?. Jenis penelitian ini adalah studi lapangan (field research) dengan pendekatan studi kasus. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teori Toleransi Intra Agama Abdurrahman Wahid yang meliputi Toleransi, Toleransi intra agama dan Masjid sebagai wadah toleransi. Teori ini menekankan nilai-nilai ukhuwah Islamiyah yang penting untuk menghormati perbedaan. Hasil penelitian ini menunjukkan pertama Pembagian Jadwal Imam Sholat dan Khatib Secara Bergiliran di Masjid Al-Azhar Desa Kauman Selatan adalah contoh nyata bagaimana Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah saling menghormati dan bekerja sama. Kedua kesepakatan dalam Perbedaan fikih di Masjid Setiap perbedaan dalam cara beribadah, seperti bacaan qunut di sholat subuh, cara melaksanakan sholat, dan penjadwalan imam serta khatib, dilakukan melalui musyawarah antara pengurus masjid dari NU dan Muhammadiyah. Ketiga pembangunan Masjid Pembangunan masjid dan fasilitas MCK (Mandi, Cuci, Kakus) di Desa Kauman menunjukkan contoh nyata kerjasama dan toleransi antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah kedua organisasi ini berfungsi sebagai penyumbang utama yang dengan jelas membantu mengumpulkan dana. Keempat kegiatan sosial membersihkan Masjid kegiatan ini adalah saat penting yang melibatkan semua orang dari kedua organisasi, mulai dari pengurus masjid, tokoh agama, hingga para jamaah. Mereka dengan semangat bersatu membersihkan lantai, karpet, dan kaca di sekitar masjid. Kelima Musyawarah dalam Keputusan Penggunaan Dana Infaq dan Zakat Fitrah Masjid pelaksanaan toleransi dalam pengambilan keputusan mengenai penggunaan dana infaq dan zakat fitrah antara Nahdlatul Ulama dan Muhammadiyah di Masjid Al Azhar Desa Kauman menunjukkan niat baik bersama untuk mengelola dana sosial keagamaan dengan cara yang terbuka dan adil.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Toleransi Intra Agama, Nahdlatul Ulama, Muhammadiyah |
| Subjects: | B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.2 Sosiologi Islam |
| Divisions: | Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Akidah dan Filsafat Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 12 Nov 2025 04:05 |
| Last Modified: | 12 Nov 2025 04:05 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/793 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

