Syamsuarni, 2113065 (2017) Metode Guru Dalam Membentuk Akhlak Siswa di MAN Pulai Lubuk Basung. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
cover pdf_skripsi_syamsuarni.pdf Download (78kB) |
|
|
Text
abstrak pdf_skripsi_syamsuarni.pdf Download (153kB) |
|
|
Text
17534-pdf_skripsi_syamsuarni.pdf Restricted to Repository staff only Download (12MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh pentingnya pembentukan akhlak, sebab akhlak itu merupakan tujuan dari pendidikan, oleh karena itu guru membutuhkan berbagai jenis metode dalam membentuk akhlak, di antaranya metode pembiasaan, metode nasehat, metode reward, metode hukuman, dan metode keteladanan. Berdasarkan fenomena yang penulis temukan bahwa adanya siswa yang akhlaknya masih kurang baik, baik itu dari segi ucapan yang masih ada berbicara kepada teman maupun kepada guru dengan ucapan yang kurang pantas. Dari segi perbuatan terlihat bahwa masih ada siswa yang kurang menghargai guru maupun temannya, hal itu terlihat di saat guru memberikan nasehat kepada siswa setelah shalat Zuhur. Jenis penelitian yang penulis gunakan adalah penelitian lapangan (Field research), dengan jenis penelitian deskriptif kualitatif yang menggambarkan kejadian di lapangan. Yang menjadi informan kunci pada penelitian ini yaitu guru Akidah Akhlak MAN Pulai Lubuk Basung dan yang menjadi informan pendukung adalah kepala sekolah, guru PAI, dan siswa/i MAN Pulai Lubuk Basung. Teknik pengumpulan data yang digunakann adalah wawancara, observasi dan dokumentasi. Teknik analisis data yaitu data reduksi data, display data, verifikasi data, dengan teknik pengujian keabsahan data yaitu trianggulasi data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelaksanaan metode guru dalam membentuk akhlak siswa di MAN Pulai Lubuk Basung, yaitu metode pembiasaan dengan membiasakan siswa setiap hari untuk bertutur kata yang sopan, tegur sapa, bersalaman, menghormati orang yang lebih tua, menghargai guru, one day one ayat kepada siswa, sehingga siswa akan terbiasa untuk melakukannya setiap hari, meskipun masih ada juga beberapa siswa yang belum terbiasa melakukannya. Metode nasehat diterapkan kepada siswa seperti mengenakan jilbab, melaksanakan shalat berjama?ah, patuh kepada orang tua dan saling menghargai, namun masih ada juga yang tidak mendengarkan nasehat itu. Metode pemberian hadiah lebih difokuskan kepada siswa yang akhlaknya bagus dan berprestasi sehingga ada keinginan bagi temannya yang lain untuk berlomba-lomba menjadi yang terbaik, yang pada kenyatannya ada juga siswa yang tidak terpengaruh dengan adanya pemberian hadiah. Metode hukuman, namun mereka kebanyakan hanya ditegur saja, sehingga masih ada juga siswa yang mengulangi kembali. Metode keteladanan dengan mencontohkan langsung kepada siswa bagaimana akhlak yang terpuji, ada siswa yang mencontohnya, akan tetapi bagi siswa yang sudah atas dasar dirinya sendiri tidak mudah diubah walaupun sudah dicontohkan akhlak yang baik yang mesti ditiru.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Subjects: | B Filosofi. Psikologi. Agama > BJ Ethics L Pendidikan > LB Teori dan praktek pendidikan L Pendidikan > LB Teori dan praktek pendidikan > LB1603 Pendidikan menengah. Sekolah Menengah Atas L Pendidikan > LB Teori dan praktek pendidikan > LB3011 Manajemen dan disiplin sekolah L Pendidikan > LC Aspek khusus pendidikan > LC901 Pendidikan Islam |
| Divisions: | Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam |
| Depositing User: | Mrs Kurnia |
| Date Deposited: | 27 Nov 2025 08:38 |
| Last Modified: | 27 Nov 2025 08:38 |
| URI: | http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/998 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

