Nilai–Nilai Pendidikan Islam Yang Terdapat Dalam Kisah Nabi Nuh A.S

Welni Yufita, 2116016 (2020) Nilai–Nilai Pendidikan Islam Yang Terdapat Dalam Kisah Nabi Nuh A.S. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
cover welni-yufita.pdf

Download (235kB)
[img] Text
abstrak welni-yufita.pdf

Download (527kB)
[img] Text
b455c-welni-yufita.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Pendidikan Islam adalah usaha yang dilakukan untuk mengembangkan seluruh potensi manusia baik lahir maupun batin agar terbentuknya pribadi muslim seutuhnya (insan kamil). Pendidikan Islam merupakan pendidikan yang berusaha mewujudkan ketundukan manusia kepada Allah SWT dan membebaskan mereka dari penghambaan kepada sesama manusia atau kepada yang lain menuju penghambaan kepada Allah semata. Pendidikan Islam ini sudah diterapkan sejak dahulu, sewaktu pertama kali Allah mengajarkan nama-nama benda kepada Nabi Adam AS, bahkan semua rasul yang diutus oleh Allah kepada kaumnya secara tidak langsung sudah menerapkan pendidikan Islam. Pengetahuan terhadap pendidikan Islam dapat diperoleh dari berbagai sumber, salah satu sumber yang dapat digunakan adalah Al-Qur’an. Untuk itu, manusia sangat perlu untuk menggali dan memahami kandungan dan pesan yang tersurat serta tersirat dari ayat-ayat Al-Qur’an. Untuk menyampaikan peringatan dan mendidik umat manusia, Al-Qur’an menggunakan berbagai macam bentuk salah satu diantaranya adalah pemaparan kisah-kisah yang menggambarkan peristiwa kehidupan umat terdahulu. Pendidikan melalui kisah juga dapat membawa serta mengiring anak kepada kehangatan perasaan, kehidupan serta kedinamisan jiwa yang mendorong manusia untuk mengubah perilaku dan selalu memperbaharui tekadnya selaras dengan tuntutan, pengarahan, penyimpulan dan pelajaran yang dapat diambil dari kisah-kisah tersebut. Dalam Al-Qur’an disebutkan beberapa kisah Nabi yang berkaitan dengan pendidikan. Kisah ini menjadi suri teladan bagi peserta didik dalam mengarungi kehidupan. Kisah yang penulis jadikan sebagai sampel peneliti dalam pendidikan ini yaitu kisah Nabi Nuh AS. Kisah Nabi Nuh merupakan ibrah buat kita semua, baik ia sebagai pendidik, seorang da’i, seorang pemimpin, seorang tokoh, maupun rakyat biasa yang tidak mempunyai harta dan kedudukan. Dalam kisah itu Allah memperlihatkan tanda-tanda kekuasaan-Nya berupa banjir besar yang menenggelamkan suatu negeri dan tidak ada satu orang pun yang selamat dari banjir itu kecuali orang-orang yang mau mengikuti seruan Nabi Nuh. Kehancuran kaum itu bukanlah disebabkan kurangnya pendidikan yang mereka miliki, akan tetapi dikarenakan kosongnya hati mereka dari akidah, tauhid, dan ajaran-ajaran yang benar, sehingga mereka menyekutukan Allah dengan menyembah berhala-berhala yang tidak dapat berbuat apa-apa, dan mendustakan seorang rasul yang diutus oleh Allah kepada mereka yaitu Nabi Nuh AS. Padahal Nabi Nuh itu adalah seorang utusan dari Sang Pencipta untuk mengajak, mendidik, dan membimbing manusia kejalan yang benar yaitu kembali menyembah Allah semata. Dalam penelitian ini penulis menggunakan jenis penelitian kepustakaan (library recearch) yaitu pendalaman, penelaahan, dan pengidentifikasian pengetahuan yang ada dalam kepustakaan (sumber bacaan, buku-buku referensi atau hasil penelitian lain). Adapun sumber data yang digunakan dalam penelitian ini adalah sumber data primer (sumber utama) yaitu Al-Qur’an khususnya surat Nuh , dan beberapa tafsir seperti tafsir Al-Munir: Aqidah Syari’ah dan Manhaj jilid 4 dan jilid 15, tafsir Jalalain jilid 1 dan jilid 2, tafsir Al-Qur’an jilid 3, 5 dan jilid 7 , dan sumber data sekunder yaitu sumber data pendukung yang digunakan untuk memperkuat sumber utama seperti buku kisah 25 Kekasih Allah SWT, dan Para Sahabat Rasulullah SAW, buku kisah-kisah nyata dalam Al-Quran, dan buku Qishashul Anbiya’. Nilai-nilai pendidikan Islam yang dapat penulis simpulkan dalam penelitian ini ada tiga yaitu nilai pendidikan aqidah (keimanan) meliputi beriman kepada Allah, beriman kepada hari akhir (hari pembalasan). Nilai pendidikan ibadah meliputi puasa dan haji. Nilai pendidikan akhlak yang terdiri dari akhlak kepada Allah yaitu tidak menyekutukanNya, beribadah dan bertaqwa kepadaNya. Akhlak kepada sesama manusia yaitu semangat amar ma’ruh nahi mungkar, lemah lembut dalam berdakwah, dan sabar.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Nilai Pendidikan Islam, kisah Nabi Nuh AS.
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP100-134 Al-Qur'an
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP166 Teologi (Ilmu Kalam)
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP1-253 Islam
L Pendidikan > LC Aspek khusus pendidikan > LC901 Pendidikan Islam
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mrs Kurnia
Date Deposited: 30 Jun 2026 04:04
Last Modified: 30 Jun 2026 04:04
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2339

Actions (login required)

View Item View Item