Analisis Pengaruh Investasi dan Aglomerasi terhadap Ketimpangan Ekonomi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Antar Kabupaten dan Kota Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2023)

Beta Risnawati, 3222030 (2026) Analisis Pengaruh Investasi dan Aglomerasi terhadap Ketimpangan Ekonomi dalam Perspektif Ekonomi Islam (Studi Kasus Antar Kabupaten dan Kota Provinsi Sumatera Barat Tahun 2018-2023). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Beta Risnawati 3222030 cover.pdf

Download (191kB)
[img] Text
Beta Risnawati 3222030 abstrak.pdf

Download (110kB)
[img] Text
Beta Risnawati 3222030 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Ketimpangan ekonomi merupakan masalah umum di negara berkembang. termasuk Indonesia, ditandai perbedaan pendapatan, kesempatan kerja, dan infrastruktur antarwilayah. Data BPS Provinsi Sumatera Barat (2018-2023) menunjukkan nilai Indeks Gini berkisar 0,194-0,394, dengan ketimpangan lebih tinggi di kota dibanding kabupaten. Faktor utama penyebab ketimpangan adalah konsentrasi investasi dan aglomerasi di wilayah maju, sementara daerah tertinggal minim perhatian, sehingga pertumbuhan ekonomi tidak merata. Perspektif Ekonomi Islam menekankan keadilan, pemerataan, dan kesejahteraan, mendorong sinergi pemerintah dan masyarakat untuk menciptakan ekonomi yang merata sesuai syariah. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan kuantitatif untuk menganalisis data numerik terkait investasi, aglomerasi, dan ketimpangan ekonomi wilayah di 19 kabupaten/kota Provinsi Sumatera Barat selama 2018-2023. Data sekunder diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) dan dianalisis menggunakan metode data panel (time series dan cross section) untuk menggambarkan dinamika ketimpangan ekonomi. Penelitian bersifat deskriptif analisis dengan tujuan menilai pengaruh investasi dan aglomerasi terhadap ketimpangan ekonomi, menggunakan sampel tahun enam tahun yang dipilih melalui purposive sampling dan dilaksanakan pada tahun 2025. Berdasarkan hasil regresi menggunakan EViews 12, variabel investasi (X1) berpengaruh negatif terhadap ketimpangan ekonomi di Kabupaten/Kota Provinsi Sumatera Barat tahun 2018–2023, namun tidak signifikan secara statistik. Koefisien regresi investasi sebesar -1,569 menunjukkan bahwa setiap tambahan 1 satuan investasi dapat menurunkan ketimpangan ekonomi sebesar 156,9%. Sementara itu, variabel aglomerasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap ketimpangan ekonomi, dengan koefisien regresi 1,099 yang menunjukkan setiap peningkatan 1 satuan aglomerasi meningkatkan ketimpangan sebesar 109,9%. Analisis simultan menunjukkan bahwa investasi dan aglomerasi bersama-sama menjelaskan sekitar 12,06% perubahan ketimpangan ekonomi, sedangkan sisanya dipengaruhi oleh faktor lain di luar model penelitian. Hasil ini menegaskan bahwa pengaruh investasi dan aglomerasi terhadap ketimpangan ekonomi dapat berbeda-beda tergantung kondisi yang diteliti.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Investasi, Aglomerasi, Ketimpangan Ekonomi, Sumatera Barat
Subjects: H Ilmu Sosial > HC Economic History and Conditions
B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP173.75 Ekonomi Islam. Perbankan Syariah
Divisions: Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam > Ekonomi Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 14 Jul 2026 01:02
Last Modified: 14 Jul 2026 01:02
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2438

Actions (login required)

View Item View Item