Karakteristik Manusia dalam Surah Ar-Rum (Analisis Tafsir fi Zhilalil Qur’an Karya Sayyid Qutb)

Arum Handayani, 4122013 (2026) Karakteristik Manusia dalam Surah Ar-Rum (Analisis Tafsir fi Zhilalil Qur’an Karya Sayyid Qutb). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Arum Handayani 4122013 cover.pdf

Download (235kB)
[img] Text
Arum Handayani 4122013 abstrak.pdf

Download (290kB)
[img] Text
Arum Handayani 4122013 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Manusia diciptakan oleh Allah sebagai makhluk yang paling mulia dengan kesempurnaan akal dan hati untuk membedakan yang baik dan yang buruk. Namun kenyataannya, masih ada di antara manusia yang menyimpang dari fitrah tersebut. Oleh karena itu, Al-Qur’an menunjukkan bagaimana seharusnya seseorang dalam berkarakter dan berperilaku, karena karakter adalah lukisan jiwa yang termanifestasi dalam bentuk perilaku. Surah Ar-Rūm membahas secara strategis mengidentifikasi berbagai karakter manusia, baik positif maupun negatif, namun lebih condong pada karakter yang negatif dan masih relevan di era kontemporer. Berdasarkan latar belakang tersebut, maka penelitian ini bertujuan untuk menggali makna mendalam tentang karakter manusia dalam Surah Ar-Rūm pada Kitab Tafsir fī Zhilālil Qur’ān. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan jenis penelitian library research (kepustakaan). Sumber data primer berupa kitab Tafsir fī Zhilālil Qur’ān karya Sayyid Qutb, sedangkan data sekunder diperoleh dari literatur terkait. Selain itu, penelitian ini menggunakan pendekatan tematik (madhū‘ī) dengan mengumpulkan ayat-ayat Al-Qur'an berdasarkan istilah (lafal) dan berdasarkan makna atau kandungannya yang mengidentifikasi karakteristik manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, ayat-ayat terkait karakteristik manusia yang terdapat dalam Surah Ar-Rūm terletak pada lima ayat yaitu QS. Ar-Rūm [21]: 7, QS. Ar-Rūm [21]: 29, QS. Ar-Rūm [21]: 30, QS. Ar-Rūm [21]: 33, QS. Ar-Rūm [21]: 36. Kelima ayat tersebut menggambarkan karakter manusia diantaranya, lalai dalam kehidupan akhirat, kecenderungan mengikuti hawa nafsu, naluri (tauhid dan karakter) yang bersih, inkonsisten dalam ketaatan kepada Allah, serta putus asa atas rahmat Allah. Penafsiran Sayyid Qutb relevan dengan problematika kehidupan kontemporer, seperti keserakahan materi, korupsi, dan bunuh diri dengan solusi menjadikan akhirat sebagai tolak ukur kehidupan, berpegang teguh pada syariat agama, serta menanamkan rasa syukur dan istiqamah dalam diri sebagai kunci kebahagiaan sejati.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Fi Zhilalil Qur’an, Karakteristik Manusia, Sayyid Qutb, Surah Ar-Rum
Subjects: B Filosofi. Psikologi. Agama > BP Islam. Bahaism. Theosophy, etc > BP100-134 Al-Qur'an
Divisions: Fakultas Ushuludin Adab dan Dakwah > Ilmu Al-Quran dan Tafsir
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 17 Jul 2026 09:21
Last Modified: 17 Jul 2026 09:21
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2499

Actions (login required)

View Item View Item