Muhammad Ridho, 1122009 (2026) Tradisi Tarian Jaran Kepang (Jarkep) di Desa Ngaso Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu dalam Prosesi Pernikahan Menurut 'Urf. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Muhammad Ridho 1122009 cover.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
Muhammad Ridho 1122009 abstrak.pdf Download (79kB) |
|
|
Text
Muhammad Ridho 1122009 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (4MB) | Request a copy |
Abstract
Latar belakang penulisan skripsi ini dilandasi oleh adanya dinamika sosial dalam pelaksanaan tradisi tarian Jaran Kepang yang berada di Desa Ngaso, tradisi ini dianggap sebagai warisan budaya dan hiburan yang perlu dilestarikan. Namun, sebagian lainnya berpendapat bahwa tradisi tersebut dapat membahayakan para pemain serta bertentangan dengan ajaran agama. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan Tradisi Tarian Jaran Kepang dalam prosesi pernikahan dan juga untuk menguraikan tinjauan urf terhadap Tradisi Tarian Jaran Kepang yang berada di Desa Ngaso Kecamatan Ujungbatu Kabupaten Rokan Hulu dalam Prosesi Pernikahan. Penelitian yang penulis lakukan merupakan penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini terdiri dari data primer dan data sekunder. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Adapun teknik analisis data yang digunakan adalah analisis deskriptif untuk menjelaskan hasil penelitian secara jelas dan mudah dipahami. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa tradisi tarian Jaran Kepang masih tetap dilaksanakan dan diterima oleh sebagian masyarakat sebagai hiburan serta warisan budaya. Namun, terdapat perbedaan pendapat di tengah masyarakat, ada yang mendukung pelaksanaannya dan ada juga yang keberatan karena biaya serta risiko yang ditimbulkan. Selain itu, berdasarkan tinjauan ‘urf, tradisi ini cenderung termasuk ‘urf fasid karena masih terdapat unsur yang tidak sesuai dengan syariat Islam, seperti kesurupan dan penggunaan sesajen. Oleh karena itu, unsur budaya yang positif dapat dipertahankan dengan meninggalkan hal-hal yang bertentangan dengan ajaran Islam.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Jaran Kepang, Tradisi Pernikahan, ‘Urf, Hukum Islam, Budaya |
| Subjects: | G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GT Manners and customs K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 31 Aug 2026 01:53 |
| Last Modified: | 31 Aug 2026 01:53 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2812 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

