Luky Dasmita, 1422022 (2026) Analisis Kasus Pembunuhan di Kabupaten Padang Pariaman dalam Perspektif Sosiologi Hukum Islam. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Luky Dasmita 1422022 cover.pdf Download (219kB) |
|
|
Text
Luky Dasmita 1422022 abstrak.pdf Download (319kB) |
|
|
Text
Luky Dasmita 1422022 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui faktor yang melatarbelakangi terjadinya kasus pembunuhan di Kabupaten Padang Pariaman serta menganalisa berdasarkan perspektif sosiologi hukum Islam. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh peristiwa yang terjadi di Kabupaten Padang Pariaman, yaitu kasus pembunuhan yang terjadi di lingkungan masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, dengan data tiga tahun terakhir telah terjadi delapan kasus pembunuhan, baik kasus pembunuhan biasa maupun kasus pembunuhan dengan berencana. Pada tahun 2023 telah terjadi sebanyak empat kasus pembunuhan, tahun 2024 dengan dua kasus pembunuhan, dan tahun 2025 telah terjadi dua kasus pembunuhan dengan tiga korban pembunuhan. Penelitian ini merupakan penelitian sosiologi-empiris dengan pendekatan lapangan (field research) dilaksanakan di Polres Padang Pariaman, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman. Sumber data primer diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Unit (Kanit) Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Padang Pariaman, wawancara dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat Kabupaten Padang Pariaman, peraturan perundang-undangan, sosiologi hukum Islam dan fiqh jinayah. Analisis data dilakukan dengan metode pengumpulan data dengan cara wawancara, observasi, dan dokumentasi. Adapun dalam menganalisis data, penulis menggunakan metode deskriptif analisis untuk ditarik kesimpulan, kemudian dianalisis menggunakan pendekatan sosiologi hukum Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa, pertama, faktor yang melatarbelakangi terjadinya kasus pembunuhan di Kabupaten Padang Pariaman terjadi dikarenakan empat faktor yaitu faktor psikologi, faktor ekonomi, faktor domestik, dan faktor lingkungan. Faktor dominan penyebab peningkatan kasus pembunuhan yaitu faktor psikologi dengan terdapat empat kasus pembunuhan disusul dengan faktor ekonomi dengan dua kasus pembunuhan, faktor domestik dengan dua kasus pembunuhan selanjutnya faktor lingkungan dengan satu kasus pembunuhan. Kedua, ditinjau dari perspektif sosiologi hukum Islam terhadap kasus pembunuhan di Kabupaten Padang Pariaman, yaitu bagaimana hukum Islam lahir dari interaksi antara ajaran agama dan kondisi sosial masyarakat, bukan sekadar aturan tertulis. Hukum Islam bersifat lengkap, seimbang, dan mampu menyesuaikan diri dengan zaman, serta nilai-nilai seperti kasih sayang, keadilan, toleransi, kejujuran, dan tolong-menolong antar sesama. Karena itu, pembunuhan dianggap pelanggaran berat terhadap kemanusiaan dan keselamatan jiwa, sehingga hukum Islam tidak hanya menghukum pelaku tapi juga mendorong keadilan yang transparan serta pemulihan sosial lewat pendekatan restorative justice.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Faktor Kasus Pembunuhan, Sosiologi Hukum Islam, Tindak Pidana Pembunuhan |
| Subjects: | K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP3790 Hukum Pidana Islam (Jinayah) |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Pidana Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 02 Sep 2026 02:38 |
| Last Modified: | 02 Sep 2026 02:38 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2832 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

