Fathur Rahman, 1222030 (2026) Jual Beli Skin pada Game Online Mobile Legends dengan Sistem Fitur Lucky Spin Perspektif Fiqih Muamalah di Kota Bukittinggi. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Fathur Rahman 1222030 cover.pdf Download (443kB) |
|
|
Text
Fathur Rahman 1222030 abstrak.pdf Download (339kB) |
|
|
Text
Fathur Rahman 1222030 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Penelitian ini dilatar belakangi oleh semakin berkembangnya transaksi digital dalam game Online, khususnya praktik jual beli skin pada game Mobile Legends melalui sistem Fitur Lucky spin. Mekanisme Lucky spin mengharuskan pemain membeli diamond menggunakan uang asli, kemudian menggunakannya untuk memutar roda keberuntungan guna memperoleh skin atau hadiah tertentu. Dalam praktiknya, hasil yang diperoleh bersifat acak sehingga menimbulkan ketidak pastian terhadap objek yang diterima dan besarnya biaya yang harus dikeluarkan. Kondisi tersebut memunculkan dugaan adanya unsur Gharar (ketidak jelasan) dan Maysir (spekulasi/perjudian) yang perlu dikaji menurut perspektif Fiqih Muamalah. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui mekanisme praktik jual beli skin pada game Online Mobile Legends melalui Fitur Lucky spin; dan (2) menganalisis praktik tersebut berdasarkan perspektif Hukum Ekonomi Syariah. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif-analisis. Data primer diperoleh melalui observasi dan wawancara terhadap pemain Mobile Legends di Kota Bukittinggi, sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, fatwa DSN-MUI, dan literatur lain yang berkaitan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa mekanisme pembelian skin melalui Fitur Lucky spin dilakukan dengan membeli diamond menggunakan uang asli, kemudian diamond tersebut digunakan untuk melakukan putaran dengan harapan memperoleh skin atau hadiah utama. Namun, pemain tidak mengetahui secara pasti hadiah yang akan diperoleh maupun jumlah diamond yang harus dihabiskan untuk mendapatkan skin yang diinginkan. Berdasarkan analisis Hukum Ekonomi Syariah, praktik tersebut mengandung unsur Gharar karena adanya ketidak jelasan terhadap objek yang diperoleh serta unsur Maysir karena hasil transaksi sangat bergantung pada faktor keberuntungan. Kondisi ini tidak sejalan dengan prinsip-prinsip jual beli dalam Islam yang menuntut adanya kejelasan objek, harga, manfaat, serta keadilan bagi para pihak yang bertransaksi. Oleh karena itu, praktik jual beli skin melalui sistem Fitur Lucky spin dipandang tidak memenuhi prinsip transaksi yang ideal menurut Fiqih Muamalah.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Jual Beli Skin, Mobile Legends, Lucky Spin, Gharar, Maysir, Fiqih Muamalah |
| Subjects: | K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP639 Muamalah |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 10 Sep 2026 02:59 |
| Last Modified: | 10 Sep 2026 02:59 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2855 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

