Tradisi Mangarumahan Pangulu Sebelum Walimah di Nagari Ampek Koto Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam Perspektif 'Urf

Anggun Dwijani Sandy, 1122107 (2026) Tradisi Mangarumahan Pangulu Sebelum Walimah di Nagari Ampek Koto Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam Perspektif 'Urf. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Anggun Dwijani Sandy 1122107 cover.pdf

Download (254kB)
[img] Text
Anggun Dwijani Sandy 1122107 abstrak.pdf

Download (419kB)
[img] Text
Anggun Dwijani Sandy 1122107 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini ditulis karena adanya kebiasan masyarakat Nagari Ampek Koto melaksanakan tradisi mangarumahan pangulu setiap acara walimah. Tradisi ini dilaksanakan seminggu sebelum pelaksanaan walimah dengan mengundang pangulu serta seluruh masyarakat untuk berkumpul di rumah yang akan mengadakan walimah. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan tradisi mangarumahan pangulu sebelum walimah di Nagari Ampek Koto Kecamatan Palembayan Kabupaten Agam serta menganalisis tradisi tersebut dalam perspektif 'urf. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Informan penelitian terdiri dari tokoh adat, tokoh agama, dan masyarakat yang mengetahui serta terlibat dalam pelaksanaan tradisi mangarumahan pangulu. Data yang diperoleh dianalisis dengan metode induktif, sehingga menghasilkan pemahaman tentang informasi yang dikumpulkan. Berdasarkan hasil penelitian bahwa tradisi mangarumahan pangulu sebelum walimah di Nagari Ampek Koto Kecamatan Palembayan sebagai salah satu bentuk kearifan lokal yang dimulai dengan pelaksanaan musyawarah pihak sipangka untuk mencapai kata mufakat. Dilanjutkan dengan mengundang pangulu, imam katik, bundo kanduang serta seluruh masyarakat. Dalam pelaksanaannya Pihak sipangka meminta izin langsung kepada pangulu untuk mengadakan acara walimah sekaligus pembagian tugas oleh pangulu kepada sanak kemenakan dalam melancarkan walimah yang akan diadakan. Tradisi ini juga menjadi tempat silaturahmi dan mengedepankan semangat tolong menolong. Tradisi mangarumahan pangulu termasuk 'urf shahih karena telah menjadi kebiasaan yang berlaku secara turun-temurun, diterima oleh masyarakat, mengandung kemaslahatan, serta tidak bertentangan dengan prinsip-prinsip syariat Islam. Tradisi ini juga tergolong 'urf 'amali karena berupa kebiasaan dalam bentuk perbuatan dan 'urf khash karena berlaku khusus di lingkungan masyarakat Nagari Ampek Koto. Dengan demikian, tradisi mangarumahan pangulu dapat dipertahankan selama tidak bertentangan dan sejalan dengan syari’at Islam.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Mangarumahan Pangulu, Walimah, 'Urf
Subjects: G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GT Manners and customs
K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 01 Oct 2026 08:18
Last Modified: 01 Oct 2026 08:18
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2894

Actions (login required)

View Item View Item