Jeni Silvia, 1122127 (2026) Tradisi Malam Balacuik Marapulai dalam Perkawinan di Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman Ditinjau dari Perspektif 'Urf. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.
|
Text
Jeni Silvia 1122127 cover.pdf Download (91kB) |
|
|
Text
Jeni Silvia 1122127 abstrak.pdf Download (313kB) |
|
|
Text
Jeni Silvia 1122127 full.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
Abstract
Tradisi malam balacuik marapulai merupakan salah satu tradisi adat perkawinan yang masih dilaksanakan oleh masyarakat Desa Marunggi Kecamatan Pariaman Selatan Kota Pariaman sebelum akad nikah berlangsung. Tradisi ini dilaksanakan sebagai bagian dari rangkaian adat perkawinan Minangkabau yang melibatkan niniak mamak, tokoh adat, keluarga, dan masyarakat sekitar. Dalam pelaksanaannya, calon mempelai laki-laki diberikan nasihat, petuah adat, serta pembinaan mental sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Namun, dalam praktiknya terdapat beberapa hal yang menimbulkan perbedaan pandangan di masyarakat, terutama terkait pelaksanaan tradisi yang melibatkan pencampuran antara laki-laki dan perempuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pelaksanaan malam balacuik, filosofis urf, dan tinjauan urf terhadap malam balacuik marapulai. Jenis penelitian ini adalah penelitian lapangan (field research) dengan menggunakan metode kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan niniak mamak, tokoh adat, dan masyarakat Desa Marunggi. Sedangkan data sekunder diperoleh dari buku, jurnal, dan sumber tertulis lainnya. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi, kemudian dianalisis secara deskriptif dengan pendekatan induktif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tradisi malam balacuik marapulai dilaksanakan sebagai bentuk pembekalan dan persiapan mental bagi calon mempelai laki-laki sebelum memasuki kehidupan rumah tangga. Tradisi ini juga bertujuan menjaga dan melestarikan adat istiadat Minangkabau serta mempererat hubungan sosial dan kekeluargaan dalam masyarakat Desa Marunggi. Secara filosofis, tradisi malam balacuik mengandung nilai pendidikan moral, tanggung jawab, solidaritas sosial, dan penghormatan terhadap adat. Ditinjau dari perspekti’urf tradisi malam balacuik marapulai termasuk ke dalam ‘urf shahih karena merupakan kebiasaan yang berlaku umum di masyarakat, dilakukan secara terus-menerus, mengandung kemaslahatann, serta tidak bertentangan dengan prinsip dasar syariat Islam.
| Item Type: | Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana) |
|---|---|
| Keywords: | Balacuik Malam Marapulai, Pernikahan Tradisi, Adat Minangkabau, 'Urf, Hukum Islam |
| Subjects: | G Geografi, Antropologi. Rekreasi > GT Manners and customs K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam |
| Divisions: | Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam |
| Depositing User: | Mrs - Savira Suaida |
| Date Deposited: | 09 Oct 2026 08:59 |
| Last Modified: | 09 Oct 2026 08:59 |
| URI: | https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/2959 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |

