Pandangan Ulama Nagari terhadap Manipulasi Berat Getah Karet (Studi Kasus di Koto Tangah Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota)

Pelsi, 1222011 (2026) Pandangan Ulama Nagari terhadap Manipulasi Berat Getah Karet (Studi Kasus di Koto Tangah Nagari Galugua, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Pelsi 1222011 cover.pdf

Download (243kB)
[img] Text
Pelsi 1222011 abstrak.pdf

Download (330kB)
[img] Text
Pelsi 1222011 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (1MB) | Request a copy

Abstract

Skripsi ini ditulis karena adanya fenomena sosial terkait praktik manipulasi berat getah karet dalam transaksi jual beli di Koto Tangah Nagari Galugua Kecamatan Kapur IX Kabupaten Lima Puluh Kota. Praktik tersebut dilakukan melalui penggunaan stimulan yang meningkatkan kadar air dalam getah, pencampuran tatal karet, serta perendaman getah sebelum penimbangan yang berpotensi memengaruhi berat dan kualitas getah yang sebenarnya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme praktik manipulasi berat getah karet yang terjadi di Koto Tangah Nagari Galugua, Kecamatan kapur IX, Kabupaten Lima Puluh Kota, serta mengkaji pandangan ulama nagari terhadap praktik tersebut ditinjau dari perspektih fiqh muamalah. Penelitian ini menggunakan metode penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara dan observasi dengan petani karet, toke karet, dan ulama nagari sebagai informan penelitian. Data yang diperoleh dianalisis secara deskriptif dengan menggunakan pendekatan induktif untuk melihat bagaimana pandangan ulama terhadap praktik jual beli getah di lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan stimulan yang sesuai dengan ketentuan sebagai teknik budidaya untuk meningkatkan produktivitas tanaman, maka penggunaannya merupakan bagian dari kegiatan pertanian. Sebaliknya jika digunakan tidak sesuai dengan ketentuan yang mengakibatkan kualitas getah tersebut teksturnya lembek karena mengandung kadar air yang tinggi, maka hal demikian bisa merusak transaksi dan mengandung unsur gharar. Di balik penggunaan stimulan ditemukan juga tatal yang dicampur ke dalam karet guna menambah berat timbangan. Menurut pandangan ulama nagari, praktik-praktik tersebut tidak dibenarkan apabila dilakukan dengan tujuan memperoleh keuntungan secara tidak jujur dan menimbulkan kerugian bagi pihak lain. Dan ditinjau dari perspektif fiqh muamalah praktik tersebut mengandung unsur gharar (ketidakjelasan), ghisy (kecurangan) dan tadlis (penyembunyian cacat) sehingga bertentangan dengan prinsip kejujuran (ash-shidq), keadilan (al-'adl), keterbukaan, dan kerelaan (taradhi) dalam transaksi jual beli.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Nagari Scholars, Weight Manipulation, Rubber Latex, Sale and Purchase, Islamic Commercial Law
Subjects: K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP639 Hukum Ekonomi Syariah (Muamalah)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Ekonomi Syariah
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 23 Oct 2026 08:39
Last Modified: 23 Oct 2026 08:39
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3103

Actions (login required)

View Item View Item