Potensi Dampak Pembangunan PLTP Geothermal terhadap Hak-Hak Masyarakat Atas Lingkungan Hidup dalam Perspektif Siyasah Tanfidziyah (Studi Kasus di Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok)

Enjela, 1322074 (2026) Potensi Dampak Pembangunan PLTP Geothermal terhadap Hak-Hak Masyarakat Atas Lingkungan Hidup dalam Perspektif Siyasah Tanfidziyah (Studi Kasus di Nagari Batu Bajanjang Kecamatan Lembang Jaya Kabupaten Solok). Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Enjela 1322074 cover.pdf

Download (29kB)
[img] Text
Enjela 1322074 abstrak.pdf

Download (149kB)
[img] Text
Enjela 1322074 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana potensi dampak hak masyarakat untuk mendapatkan lingkungan hidup yang baik dan sehat dalam perencanaan pembangunan proyek PLTP geothermal serta menganalisinya berdasarkan Fiqih Siyasah Tanfidziyah. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya rencana pembangunan proyek geothermal yang dimulai dengan ditemukan panas bumi yang akan digunakan untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di kawasan Gunung Talang Kabupaten Solok. Dalam perencanaan tersebut, pembangunan proyek geothermal atau PLTP di Gunung Talang mendapatkan penolakan dari masyarakat setempat.Pembangunan Geothermal di Nagari Batu Bajanjang ini merupakan bahagian dari PSN (Proyek Strategis Nasional), dengan landasan hukum utama UU No. 21 Tahun 2014 Tentang Panas Bumi. Sehingga menimbulkan kekhawatiran ditengah-tengah masyarakat akan dampak pembangunan terhadap hak lingkungan hidup yang baik dan sehat sebagaimana diamanatkan oleh Pasal 65 Undang-Undang No 32 Tahun 2009. Serta bagaimana perlindungan hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat di Nagari Batu Bajanjang menurut Fiqh Siyasah Tanfidziyah. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field reserch) dengan pendekatan kualitatif yang bersifat deskriptif. Informan penelitian terdiri atas Wali Nagari Batu Bajanjang, Ketua Jorong Nagari Batu Bajanjang, Tokoh Adat Nagari Batu Bajanjang dan Masyarakat Nagari Batu Bajanjang. Analisis data dilakukan secara deskriptif dengan mengelompokkan data berdasarkan tema penelitian, kemudian dianalisis menggunakan Fiqh Siyasah Tanfidziyah. Hasil penelitian ini pertama menunjukkan bahwa rencana pembangunan PLTP Geothermal di Nagari Batu Bajanjang yang mungkin akan muncul dapat menimbulkan dampak terhadap lingkungan seperti pencemaran air, penurunan kualitas tanah, dan pencemaran udara, sehingga hal tersebut dapat berpengaruh terhadap hak masyarakat atas lingkungan hidup yang baik dan sehat. Kedua ditinjau dari perspektif fiqh siyasah tanfidziyah, Apabila pembangunan proyek PLTP tetap dilaksanakan akan bertentangan dengan prinsip maslahah, karena di dalam prinsip penegakan keadilan berdasarkan kaidah fiqh “Menolak kemudaratan didahulukan dari pada menarik kemaslahatan” dan pemerintah berkewajiban menyeimbangkan kepentingan pembangunan energi bersih dengan perlindungan hak masyarakat.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Hak Masyarakat, Lingkungan Hidup, Siyasah Tanfidziyah, Panas Bumi, PLTP
Subjects: K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP2500 Hukum Tata Negara (Siyasah)
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Tatanegara
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 04 Nov 2026 08:31
Last Modified: 04 Nov 2026 08:31
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3303

Actions (login required)

View Item View Item