Efektivitas Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan sebagai Lembaga Mediasi di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara

Zikri Mulia Putra, 1122100 (2026) Efektivitas Badan Penasihatan Pembinaan dan Pelestarian Perkawinan sebagai Lembaga Mediasi di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Zikri Mulia Putra 1122100 cover.pdf

Download (138kB)
[img] Text
Zikri Mulia Putra 1122100 abstrak.pdf

Download (366kB)
[img] Text
Zikri Mulia Putra 1122100 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (22MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fluktuasi jumlah kasus mediasi perkawinan yang ditangani BP4 di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara selama periode 2022 hingga 2025, yang menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara jumlah kasus mediasi di BP4 dengan jumlah perkara perceraian yang langsung diajukan ke Pengadilan Agama. Kondisi ini mendorong perlunya kajian mendalam mengenai sejauh mana keektivitasan BP4 sebagai lembaga mediasi di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara dan apa saja faktor pendukung serta penghambat proses mediasi perkawinan terhadap masyarakat di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas pelaksanaan tugas BP4 di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara sebagai lembaga mediasi perkawinan, serta mengidentifikasi faktor pendukung dan penghambat yang mempengaruhi efektivitas tersebut. Penelitian ini merupakan penelitian lapangan (field research) dengan pendekatan kualitatif. Data primer diperoleh melalui wawancara langsung dengan Kepala KUA Kecamatan Payakumbuh Utara, sementara data sekunder bersumber dari dokumen dan arsip resmi KUA Kecamatan Payakumbuh Utara serta data Pengadilan Agama Kota Payakumbuh. Keabsahan data dijamin melalui teknik triangulasi sumber. Hasil penelitian menunjukkan bahwa BP4 di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara secara kelembagaan telah menjalankan fungsinya sebagai lembaga mediasi perkawinan. Dari total 32 kasus mediasi yang ditangani selama periode 2022–2025, sebanyak 24 kasus berhasil diselesaikan tanpa harus berlanjut ke Pengadilan Agama. Meskipun demikian, efektivitas BP4 di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara dinilai kurang optimal secara menyeluruh karena jumlah kasus yang masuk ke BP4 jauh lebih kecil dibandingkan jumlah perkara perceraian yang diajukan langsung ke pengadilan. Kemudian berdasarkan temuan peneliti, ditemukan dua faktor utama yang mendukung pelaksanaan mediasi BP4 di KUA Kecamatan Payakumbuh Utara, yaitu profesionalitas dan kualitas sumber daya manusia lembaga, serta budaya masyarakat Minangkabau yang menjunjung tinggi nilai musyawarah dan kekeluargaan. Adapun faktor penghambat meliputi rendahnya animo masyarakat terhadap peran dan fungsi BP4, keterbatasan sarana dan prasarana, serta ketiadaan alokasi anggaran operasional dari Kementerian Agama. Ketiga faktor ini saling berkaitan dan secara bersama-sama membatasi ruang gerak BP4 dalam menjalankan fungsinya secara maksimal.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: BP4, Mediasi Perkawinan, Efektivitas Kelembagaan, Kantor Urusan Agama (KUA), Perceraian
Subjects: K Hukum > KBP Hukum Islam > KBP524 Hukum Keluarga islam
Divisions: Fakultas Syariah > Hukum Keluarga Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 04 Nov 2026 08:45
Last Modified: 04 Nov 2026 08:45
URI: https://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/3305

Actions (login required)

View Item View Item