Strategi Guru dalam Mengatasi Kejenuhan dalam Pembelajaran Fiqih di MAN Lima Puluh Kota

Pramita Handayani, 2121168 (2025) Strategi Guru dalam Mengatasi Kejenuhan dalam Pembelajaran Fiqih di MAN Lima Puluh Kota. Sarjana thesis, Universitas Islam Negeri Sjech M. Djamil Djambek Bukittinggi.

[img] Text
Pramita Handayani 2121168 cover.pdf

Download (126kB)
[img] Text
Pramita Handayani 2121168 abstrak.pdf

Download (221kB)
[img] Text
Pramita Handayani 2121168 full.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (3MB) | Request a copy

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh adanya permasalahan yang dihadapi guru PAI yaitu dalam proses pembelajaran fiqih, dijumpai kejenuhan belajar yang dialami oleh peserta didik. Kejenuhan tersebut dapat disebabkan oleh berbagai faktor, seperti materi yang bersifat teoritis, kurangnya variasi metode mengajar, serta minimnya penggunaan media pembelajaran yang menarik. Kondisi ini menuntut guru untuk memiliki strategi pembelajaran yang mampu membangkitkan kembali semangat dan minat belajar siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana strategi guru dalam mengatasi kejenuhan dalam pembelajaran fiqih dan faktor-faktor pendukung dan penghambat terjadinya kejenuhan belajar pada pembelajaran fiqih kelas XI MAN Lima Puluh Kota. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif yang menggunakan jenis penelitian lapangan atau field research dan pengumpulan data menggunakan metode observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kemudian teknik analisis melalui reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Adapun informan dalam penelitian ini adalah Stake Holder pendidikan diantaranya kepala sekolah, guru fiqih di MAN Lima Puluh Kota. Hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa (1) strategi guru dalam mengatasi kejenuhan dalam pembelajaran fiqih yaitu: menciptakan lingkungan yang kondusif, dan menyenangkan, melakukan pendekatan kepada siswa, menerapkan metode pembelajaran yang bervariasi, menggunakan media dan teknologi, pemberian reward dan motivasi. (2) faktor-faktor pendukung dan penghambat terjadinya kejenuhan belajar pada pembelajaran fiqih diantaranya faktor pendukung yaitu adanya dukungan pemerintah, dukungan kepala sekolah, sumber daya guru, sumber daya belajar,dan minat masyarakat, dan adapun faktor penghambat yaitu banyaknya materi pelajaran yang dipelajari, motivasi belajar rendah, sulitnya materi pembelajaran, metode pembelajaran yang kurang serasi, kondisi lingkungan kelas yang monoton.

Item Type: Skripsi/Thesis/Disertasi (Sarjana)
Keywords: Strategi, Guru Fiqih, Kejenuhan Belajar
Subjects: L Pendidikan > LB Teori dan praktek pendidikan > LB1603 Pendidikan menengah. Sekolah Menengah Atas
L Pendidikan > LC Aspek khusus pendidikan > LC901 Pendidikan Islam
L Pendidikan > LB Teori dan praktek pendidikan > LB 1027.8 Teaching (Pengajaran)
Divisions: Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan > Pendidikan Agama Islam
Depositing User: Mrs - Savira Suaida
Date Deposited: 29 Dec 2025 03:49
Last Modified: 29 Dec 2025 03:49
URI: http://repository.uinbukittinggi.ac.id/id/eprint/1351

Actions (login required)

View Item View Item